Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengukir prestasi gemilang. Sebanyak 12 Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA secara aktif mengikuti forum akademik bergengsi, The 7th Borobudur International Symposium (BIS) yang dirangkaikan dengan The 3rd International Conference on Environment, Green Technology, and Digital Society (Interconnects) 2025.
Partisipasi 12 mahasiswa ini menjadi sorotan utama, menunjukkan komitmen Prodi Ilkom dalam mencetak lulusan yang memiliki wawasan global dan melek isu-isu strategis seperti teknologi hijau dan transformasi digital.
Belajar dari 14 Negara: Wawasan Global Mahasiswa Ilkom
Acara ilmiah internasional ini diselenggarakan secara daring pada Rabu (10/12) dan menarik perhatian ratusan akademisi, peneliti, serta praktisi dari 14 negara. Dengan mengusung tema “Transforming Societies for a Greener Future”, Simposium ini menjadi ruang belajar langsung bagi mahasiswa Ilkom UNIMMA.
Kehadiran 12 mahasiswa di forum BIS 2025 ini memberikan pengalaman yang langka. Mereka berkesempatan menyerap ilmu dan berdiskusi mengenai:
- Komunikasi Lingkungan: Bagaimana komunikasi berperan dalam mengampanyekan isu Green Technology dan Sustainability.
- Transformasi Digital: Peran media dan literasi digital dalam perubahan sosial menuju masyarakat yang lebih hijau.
- Diplomasi Akademik: Melihat langsung bagaimana jejaring internasional dibangun melalui kerjasama riset antar perguruan tinggi.
Capaian Besar di Tengah Kancah Internasional
The 7th BIS didukung oleh kolaborasi signifikan dari 20 perguruan tinggi sebagai co-host serta partisipasi dari 165 institusi lain. Simposium ini juga berhasil menghimpun 372 abstrak dari berbagai negara.
Berada di tengah keramaian akademik global ini memberikan 12 Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA nilai tambah yang besar. Mereka tidak hanya memahami teori komunikasi di kelas, tetapi juga melihat implementasinya dalam konteks tantangan global yang nyata. Ini adalah bagian dari upaya Prodi untuk memperkuat kapasitas lulusan di era digital.
Melalui partisipasi ini, Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA membuktikan komitmennya untuk membangun diplomasi akademik global, memperkuat jejaring internasional, serta berkontribusi nyata dalam mencetak komunikator yang adaptif, inklusif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan.anjutan.