Lingkungan dan Remaja Produktif
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) sukses menjalin kolaborasi strategis dengan Polsek Windusari dalam kegiatan sosialisasi bertajuk “Pembinaan Keamanan Lingkungan dan Remaja Produktif” di Dusun Malanggaten, Windusari.
Kegiatan yang dilaksanakan pada pertengahan November 2025 ini merupakan bentuk implementasi nyata dari luaran mata kuliah Komunikasi Pembangunan Daerah yang diampu oleh dosen Alan Kusumua. Mahasiswa terjun langsung ke masyarakat untuk mengaplikasikan teori komunikasi dalam mendukung pembangunan sosial.
Target utama dari sosialisasi yang bertempat di Masjid Jami’ Baitusajiddin ini adalah warga dusun, khususnya bapak-bapak dan para remaja. Fokus utamanya adalah membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus memberdayakan potensi pemuda setempat.
Kapolsek Windusari, Endro, yang hadir sebagai narasumber utama memberikan penekanan khusus mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia menilai peran aktif remaja sangat krusial dalam menunjang keberhasilan pembangunan masyarakat di tingkat lokal.
“Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat, termasuk para remaja. Dengan lingkungan yang aman, aktivitas sosial dan pembangunan masyarakat dapat berjalan baik,” ujar Kapolsek Endro.
Mahasiswa Ilkom UNIMMA berperan sebagai fasilitator yang memastikan pesan-pesan keamanan tersebut tersampaikan secara efektif. Mereka menggunakan pendekatan komunikasi edukatif melalui alat peraga kreatif untuk memudahkan masyarakat memahami materi yang disampaikan oleh kepolisian.
Chintia Sakinah Ali, salah satu mahasiswa Ilkom UNIMMA, menjelaskan bahwa timnya fokus pada efektivitas penyampaian pesan melalui media visual. Langkah ini diambil agar poin-poin mengenai keamanan lingkungan dan pembinaan remaja dapat lebih mudah diingat oleh warga.
“Kami membantu proses penyampaian pesan dengan menggunakan poster edukasi agar materi tentang keamanan lingkungan dan pembinaan remaja dapat lebih mudah dipahami dan diingat oleh warga di Malanggaten ini,” ungkap Chintia saat mendampingi kegiatan.
Respon positif juga datang dari kalangan pemuda desa yang merasa mendapatkan sudut pandang baru mengenai peran mereka di masyarakat. Farhan, perwakilan remaja Dusun Malanggaten, mengaku bahwa sosialisasi ini memotivasi para pemuda untuk lebih produktif mengisi waktu luang.
“Melalui sosialisasi ini, kami sebagai remaja jadi lebih paham pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif. Harapannya, kami bisa lebih aktif berkontribusi untuk lingkungan sekitar,” tutur Farhan dengan antusias.
Diskusi interaktif yang terjadi antara warga, remaja, dan pemateri menjadi ruang berbagi solusi atas berbagai aspirasi keamanan di tingkat dusun. Sinergi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga ketertiban wilayah secara mandiri.
Melalui program Komunikasi Pembangunan Daerah ini, mahasiswa Ilkom UNIMMA membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi, kepolisian, dan masyarakat adalah kunci pembangunan sosial. Langkah ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berdaya.