Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammdiyah Magelang UNIMMA menggelar sosialisasi di Posyandu Tunas Harapan RW 01 Potrobangsan guna meningkatkan kepercayaan diri kader melalui edukasi komunikasi dua arah.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Potrobangsan ini merupakan aksi nyata mahasiswa dalam mengimplementasikan teori ke lapangan. Program ini menjadi luaran wajib mata kuliah Komunikasi Pembangunan yang diampu oleh dosen Alan Kusuma.

Kelompok mahasiswa yang terdiri dari Haura Tsabita, Anisah Zhafirah, Raditya Jati Kuncoro, Muhammad Bagus Nugroho, Iqbal Fitrian Atalla Putra, dan Diva Intan Ariani, terlibat langsung dalam agenda rutin posyandu tersebut.

Selain membantu pemeriksaan kesehatan rutin seperti pengecekan tensi dan gizi anak, fokus utama mahasiswa adalah memberikan pemaparan mengenai pentingnya komunikasi dua arah. Hal ini berangkat dari temuan bahwa beberapa kader masih merasa kurang percaya diri saat berhadapan dengan warga.

Hadir sebagai pemateri utama, Afi Syakroni selaku Ketua PKK, menekankan bahwa keberhasilan penyuluhan kesehatan sangat bergantung pada cara kader menyampaikan pesan. Komunikasi yang efektif akan mendorong partisipasi warga lebih aktif dalam program kesehatan desa.

Mahasiswa Ilkom UNIMMA memberikan tips praktis mengenai teknik bicara persuasif dan mendengarkan aktif. Dengan komunikasi dua arah yang baik, kader posyandu diharapkan dapat menjadi jembatan informasi yang efektif antara pemerintah desa dan masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini memberikan pengalaman berharga (novelty) dalam menyentuh aspek psikologis komunikator di tingkat akar rumput. Tantangan komunikasi di lapangan menjadi pelajaran berharga yang melampaui teori di bangku perkuliahan.

Melalui kegiatan sosialisasi di Posyandu Potrobangsan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA sukses menjalankan luaran mata kuliah Komunikasi Pembangunan sekaligus memberikan dampak positif bagi pemberdayaan kader desa.