Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) sukses menggelar sosialisasi literasi digital berbasis nilai Pancasila bagi siswa MTsN 2 Kota Magelang sebagai upaya nyata menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan dekadensi moral di era digital.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (14/11) ini menyasar siswa kelas VII sebagai kelompok usia yang mulai aktif bersosial media. Agenda ini merupakan implementasi mata kuliah Kewarganegaraan yang diampu oleh dosen Fadil Muhammad.

Tujuan utama dari aksi lapangan ini adalah membekali peserta didik agar mampu menggunakan media digital secara bijak dan bertanggung jawab. Mahasiswa mengajak siswa mengenali ciri-ciri hoaks dan dampak buruk ujaran kebencian bagi persatuan bangsa.

Selain aspek teknis, sosialisasi ini menekankan pada fondasi moral. Siswa diajak memahami bahwa interaksi di ruang digital harus tetap selaras dengan etika dan nilai-nilai luhur Pancasila guna mencegah penurunan standar moral di kalangan pelajar.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi kelompok dan bedah kasus sederhana. Hal ini membuat para siswa lebih mudah mencerna materi yang berat menjadi pengalaman belajar yang sangat menyenangkan dan tidak membosankan.

Guru BK MTsN 2 Kota Magelang, Yuyun Mashurwati., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa ini. Menurutnya, sosialisasi ini sangat membantu sekolah dalam mengarahkan anak didik agar lebih bijak dalam bersosial media.

“Terima kasih, sangat membantu adik-adiknya. Melalui sosialisasi ini, anak-anak jadi paham bagaimana bijak bersosial media dan mereka terlihat sangat antusias mengikuti sesi materi,” ujar Yuyun saat ditemui di lokasi kegiatan.

Antusiasme senada disampaikan oleh Faqih dan Salsabilla, siswa kelas VII. Mereka mengaku mendapatkan pengalaman baru yang seru. “Materinya gampang dipahami dan seru banget, Kak. Harapannya ke depan bisa ada lagi kegiatan seperti ini,” tutur mereka.

Harapannya, melalui literasi digital berbasis Pancasila ini, siswa MTsN 2 Kota Magelang mampu menjadi generasi cerdas yang memiliki fondasi moral kuat dalam menghadapi kompleksitas tantangan era digital di masa depan.