Dua mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhmamdiyah Magelang (UNIMMA) sukses melakukan konversi mata kuliah KKN melalui keterlibatan aktif dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis wilayah di Desa Sumberarum.
Langkah ini diambil oleh Miftkahul Wahyu Ragil Praditya dan Aurelia Rahma Niken Lutihitisari sebagai bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang memungkinkan mahasiswa mengonversi kegiatan asistensi dosen menjadi nilai akademik.
Kegiatan pengabdian ini mengusung tajuk “Penguatan Ekosistem Wisata Halal dan Pemberdayaan UMKM Lokal di Pemandian Air Panas Desa Sumberarum, Tempuran” yang dirancang untuk meningkatkan potensi ekonomi desa melalui strategi komunikasi pemasaran.
Ketua Pelaksana sekaligus dosen pengampu, Dwi Susanti, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam program ini sangat krusial untuk membantu digitalisasi UMKM lokal serta branding wisata halal.
“Mahasiswa kami terjunkan langsung untuk memberikan asistensi teknis kepada warga. Kehadiran mereka membantu percepatan program, terutama dalam mengomunikasikan potensi desa agar lebih dikenal secara luas dan profesional,” ujar Dwi Susanti.
Menurutnya, kolaborasi ini memberikan dampak ganda: membantu pengembangan wilayah secara nyata dan memberikan pengalaman kerja lapangan yang valid bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA di luar kelas formal.
Salah satu mahasiswa pelaksana, Miftkahul Wahyu Ragil Praditya, mengungkapkan bahwa pengalaman mengasistensi pengabdian ini memberikan pelajaran berharga mengenai cara berkomunikasi dengan masyarakat yang memiliki latar belakang beragam.
“Bagi kami, ini bukan sekadar konversi nilai KKN. Kami belajar bagaimana menyusun strategi branding wisata halal yang sensitif terhadap nilai lokal namun tetap kompetitif secara digital,” tutur Miftkahul Wahyu.
Selama proses pengabdian, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA fokus pada pendampingan pembuatan konten promosi untuk produk UMKM serta penataan narasi wisata yang mendukung ekosistem halal di wilayah Tempuran tersebut.
Melalui program asistensi ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang solutif bagi kemajuan desa melalui keahlian komunikasi strategis dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.