
Dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA, Dwi Susanti, S.I.Kom., M.A., saat mengawal program pemberdayaan wilayah dan wisata halal di Sumberarum.
Program Studi Ilmu Komunikasi Univeristas Muhamamdiyah Magelang (UNIMMA) kembali membuktikan kualitas sumber daya dosennya di kancah nasional melalui keberlanjutan program pengabdian masyarakat yang prestisius.
Dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA, Dwi Susanti, S.I.Kom., M.A., resmi meloloskan pendanaan tahun kedua untuk skema pemberdayaan wilayah. Program bertajuk “Penguatan Ekosistem Wisata Halal dan Pemberdayaan UMKM di Wilayah Sumberarum, Tempuran” ini menjadi bukti konsistensi dosen dalam mengimplementasikan strategi komunikasi pembangunan dan pemberdayaan ekonomi kreatif secara nyata di Kabupaten Magelang.
Sebagai pakar di bidang komunikasi, Dwi Susanti menekankan bahwa kunci keberhasilan wisata halal terletak pada narasi dan literasi digital para pelaku usahanya.
“Dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA memiliki tanggung jawab untuk menjembatani antara potensi desa dengan pasar global melalui strategi komunikasi yang tepat. Pada tahun kedua ini, kami fokus pada pemantapan ekosistem melalui standardisasi layanan dan penguatan branding halal bagi UMKM setempat. Kami ingin memastikan pesan wisata halal ini tersampaikan secara profesional kepada wisatawan,” jelas Dwi Susanti.
Program ini menjadi laboratorium sosial yang kaya, di mana pendekatan komunikasi antarbudaya dan sosiologi komunikasi diterapkan secara langsung untuk mengubah wajah pariwisata lokal.
Keberhasilan mempertahankan pendanaan nasional ini mencerminkan kompetensi Dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam menyusun program yang solutif dan berkelanjutan bagi tantangan di masyarakat. Selain fokus pada infrastruktur wisata, tim pengabdi juga memberikan pelatihan komunikasi pemasaran digital agar UMKM di Desa Sumberarum mampu bersaing secara mandiri di era industri pariwisata yang kian kompetitif.
Capaian ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA untuk turut aktif dalam proyek-proyek pemberdayaan berbasis komunitas.
Sinergi yang dibangun oleh dosen diharapkan menjadi inspirasi bagi para calon komunikator muda untuk melihat peluang komunikasi dalam setiap aspek pembangunan wilayah. Prodi terus mendorong dosen untuk melahirkan inovasi yang tidak hanya berhenti pada publikasi jurnal, tetapi memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat luas. Keberlanjutan program ini menjadi bukti nyata bahwa kepakaran Dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA adalah motor penggerak perubahan positif.
Melalui pengabdian di Sumberarum, Ilmu Komunikasi UNIMMA semakin mengukuhkan diri sebagai prodi yang adaptif terhadap kebutuhan industri wisata halal dunia.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi besar prodi untuk unggul dalam pengembangan ilmu komunikasi yang berbasis pada nilai-nilai humaniora dan pemberdayaan umat.