Jakarta, 24 Juni 2026 – Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) ke-5 resmi dibuka di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 24–26 Juni 2026 ini mengusung tema Etika Digital dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bentuk respons terhadap pesatnya transformasi teknologi komunikasi di era digital.

Acara pembukaan dilaksanakan di Aula Kampus A UHAMKA, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan dibuka secara resmi oleh Rektor UHAMKA, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum. Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diawali dengan pelantikan pengurus APIK PTMA periode 2026–2028, dilanjutkan seminar internasional bertajuk “Komunikasi Berdampak: Mendorong Transformasi Sosial Berkelanjutan melalui Inovasi Digital yang Etis.”

Dalam sambutannya, Prof. Gunawan Suryoputro menegaskan bahwa SILAT APIK PTMA merupakan forum strategis untuk memperkuat sinergi antarprogram studi Ilmu Komunikasi di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan penguatan kompetensi dan penerapan nilai-nilai etika agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan seminar internasional bertema “Global Perspectives on Digital Ethics, AI Governance and Social Inclusion.” Seminar tersebut menghadirkan akademisi dan praktisi dari berbagai institusi, baik nasional maupun internasional, di antaranya Prof. Alexander G. Flor dari University of the Philippines Open University, Prof. Dr. Gati Gayatri, M.A. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro, S.I.Kom., M.Si., serta pendiri Media Kernels Indonesia sekaligus Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Ismail Fahmi, M.A., Ph.D. Para narasumber membahas berbagai isu strategis terkait tata kelola kecerdasan buatan, etika digital, komunikasi publik, hingga upaya mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan kepengurusan APIK PTMA periode 2026–2028. Agus Triyono, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua APIK PTMA yang baru. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Prof. Dr. Armai Arif selaku perwakilan Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

SILAT APIK PTMA ke-5 diikuti oleh puluhan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). Dalam kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi FPH UNIMMA mengirimkan sembilan mahasiswa sebagai delegasi untuk mengikuti berbagai agenda, mulai dari kompetisi mahasiswa tingkat internasional, program pengabdian kepada masyarakat, kunjungan industri media, city tour, forum koordinasi nasional program studi dan mahasiswa Ilmu Komunikasi PTMA, hingga malam penghargaan dan parade budaya sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Delegasi Ilmu Komunikasi UNIMMA terdiri atas:

  1. Khansa Aziza Arya Kusuma (24.0802.0049)
  2. Noer Ayudia Ajeng (25.0802.0026)
  3. Agatha Rachel Putri (25.0802.0057)
  4. Reksa Damayanti (25.0802.0053)
  5. Fennan Manaru Baraja (24.0802.0055)
  6. Nathan Abhiyasa Pradana (25.0802.0006)
  7. Cikal Cahyo Wicaksono (24.0802.0028)
  8. Bonni Mahardhika (24.0802.0051)
  9. Syakila Berliana Putri Dewi (24.0802.0046)

Keikutsertaan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam SILAT APIK PTMA ke-5 merupakan bagian dari komitmen program studi dalam memberikan pengalaman akademik dan profesional di tingkat nasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan, membangun jejaring, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kesiapan menghadapi tantangan industri komunikasi di era digital yang terus berkembang.