Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammdiyah Magelang (UNIMMA), Zurayda, baru saja menuntaskan program magang satu semester di KPU Kota Magelang sebagai upaya membongkar mitos ‘kantor sepi’ yang sering disematkan masyarakat di luar musim pemilu. Berlangsung sejak September 2025 hingga Januari 2026, program pengabdian dan pembelajaran ini memberikan potret nyata mengenai kesibukan serta dinamika lembaga negara dalam menjaga komunikasi publik meskipun tidak sedang dalam periode pemungutan suara.

Mengawali langkah di lembaga formal sekelas KPU, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA ini mengaku sempat dilingkupi rasa canggung akibat suasana birokrasi yang kental. Namun, tantangan adaptasi tersebut justru menjadi pembuka jalan bagi pengalaman belajar yang mendalam mengenai bagaimana komunikasi publik dijalankan secara profesional di instansi pemerintahan. Zurayda berhasil menyesuaikan diri dan menyelami berbagai tugas strategis yang menjadi pilar keberlangsungan institusi tersebut di mata masyarakat.

“Saya merasa sangat bersyukur bisa magang di KPU Kota Magelang karena dari sini saya jadi tahu bagaimana pekerjaan KPU dijalankan ketika tidak sedang dalam masa Pemilu. Banyak hal yang sebelumnya saya kira hanya berkaitan dengan pemungutan suara, ternyata jauh lebih luas dari itu. Rutinitas di sini tetap padat dengan koordinasi dan pengelolaan informasi publik yang harus terjaga setiap harinya,” ungkap Zurayda mengenai pengalamannya selama satu semester penuh.

Selama masa magang, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA ini terlibat langsung dalam aktivitas komunikasi kelembagaan yang krusial. Ia mengasah kemampuannya dalam menyusun rilis berita, hingga terjun langsung mendokumentasikan berbagai kegiatan pendidikan pemilih yang ditujukan kepada masyarakat luas. Baginya, ketelitian dalam mengolah informasi dan koordinasi antar divisi adalah kunci utama dalam menjaga profesionalitas saat lembaga harus berinteraksi dengan publik secara transparan.

Keterlibatan aktif mahasiswa magang ini disambut baik oleh pihak instansi yang merasa terbantu dengan adanya perspektif segar dari kalangan akademisi muda. Pengalaman ini menjadi bukti nyata komitmen dalam menyediakan ruang belajar yang aplikatif bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA. Melalui praktik kerja lapangan ini, mahasiswa diharapkan mampu menyambungkan teori komunikasi dengan dinamika dunia kerja yang sebenarnya, sehingga siap menjadi lulusan yang memiliki daya saing tinggi di industri kerja.