Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) sukses mencuri perhatian melalui pelaksanaan ujian Baca Tulis Qur’an (BTQ) yang dikemas secara inovatif. Tidak hanya menguji aspek spiritual, para mahasiswa juga ditantang dalam kompetensi tambahan membuat sambal geprek sebagai bagian dari praktik ibadah praktis.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung FPH Kampus 1 UNIMMA pada Rabu (7/1) ini diikuti oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan antusiasme yang luar biasa. Inovasi ini digagas oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maroon Humaniora untuk menciptakan suasana ujian yang lebih segar.
Dosen pengampu mata kuliah, Ahmad Liyan Amrul Haq, mengungkapkan bahwa integrasi nilai spiritual dengan kegiatan kreatif bertujuan membangun karakter mahasiswa yang adaptif. Menurutnya, pendekatan ini sangat efektif dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa Ilmu Komunikasi agar tidak merasa jenuh dengan format ujian konvensional.
“Kami ingin menanamkan bahwa ibadah itu luas dan bisa menyenangkan. Melalui pembuatan sambal geprek ini, mahasiswa belajar tentang kemandirian dan kebersamaan, yang merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai keislaman,” ujar Ahmad Liyan. Strategi ini terbukti membuat mahasiswa lebih rileks namun tetap fokus pada inti ujian BTQ.
Hamim Khanifah, perwakilan panitia dari IMM Komsihum, menambahkan bahwa kampanye #SedulurGeprekFPH menjadi daya tarik utama yang memicu keramaian di lokasi ujian. Ia melihat mahasiswa Ilmu Komunikasi sangat totalitas, mulai dari mempersiapkan bahan hingga menyajikan sambal terbaik mereka di sela-sela ujian bacaan.
“Antusiasme teman-teman Ilkom sangat tinggi, mereka melihat ini sebagai ruang untuk melepas penat sekaligus mempererat solidaritas antar mahasiswa. Kami bangga bisa menghadirkan ujian yang memberikan pengalaman (experience) berbeda bagi mereka,” kata Hamim saat memberikan keterangan di sela acara.
Kesuksesan ujian kreatif ini membuktikan bahwa penguatan nilai spiritual di Prodi Ilkom UNIMMA dapat berjalan beriringan dengan semangat kebersamaan mahasiswa yang inovatif. Ke depan, format kolaborasi unik seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai ciri khas kegiatan kemahasiswaan di lingkungan FPH UNIMMA.