Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Lintang Muliawanti, baru saja merilis temuan penting mengenai pola komunikasi digital wisatawan di Candi Borobudur. Riset ini menyoroti bagaimana pengalaman tak terlupakan (Memorable Tourism Experiences) memicu niat wisatawan untuk melakukan Electronic Word of Mouth (e-WOM) atau berbagi ulasan di media sosial.
Dalam studi bertajuk “Borobudur Tourists’ Electronic Word of Mouth”, tim peneliti membedah fenomena komunikasi pariwisata yang kini menjadi tulang punggung promosi destinasi. Data menunjukkan bahwa dari tujuh elemen pengalaman, aspek pengetahuan (knowledge), keterlibatan (involvement), dan kebaruan (novelty) menjadi pendorong utama yang membuat turis sukarela mengunggah pengalaman mereka ke internet.
“Wisatawan yang merasa mendapatkan wawasan budaya baru dan terlibat aktif dalam aktivitas di Borobudur cenderung memberikan ulasan positif yang informatif di platform digital,” ungkap hasil riset tersebut.
Menariknya, temuan ini juga mengungkap sisi lain: aspek hedonisme atau kesenangan semata justru memiliki dampak negatif terhadap intensitas e-WOM, menandakan bahwa wisatawan Borobudur lebih menghargai substansi pengalaman daripada sekadar kemewahan.
Fenomena ini menjadi sangat relevan bagi kajian Ilmu Komunikasi, khususnya di bidang komunikasi pemasaran digital dan komunikasi pariwisata. Riset ini membuktikan bahwa strategi komunikasi sebuah destinasi tidak lagi hanya bergantung pada iklan konvensional, melainkan pada bagaimana pengelola “menciptakan ruang” bagi wisatawan untuk memproduksi konten mereka sendiri secara organik.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengembangan riset lokal, Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA terus mendorong kajian yang berdampak pada kemajuan pariwisata Magelang sebagai destinasi super-prioritas nasional. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi pengelola wisata untuk lebih kreatif dalam merancang aktivitas yang interaktif dan edukatif demi meningkatkan citra positif di ranah siber.
Studi ini menggunakan metode regresi linear berganda untuk memastikan akurasi dampak tiap variabel terhadap perilaku komunikasi wisatawan. Melalui riset ini, dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA kembali menunjukkan peran aktif akademisi dalam memberikan solusi nyata bagi tantangan komunikasi di era digital.
Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menerima kunjungan Forum Komunikasi OSIS (FKO) se-Kota Magelang dalam kegiatan edukasi bertema Forum Etika Siber: Menguatkan Nilai Pancasila di Kalangan Pemimpin OSIS.
Acara yang diadakan pada 05 Desember 2025 di Laboratorium Public Relation ini berfokus pada peningkatan literasi digital di kalangan pelajar dan memperkenalkan lingkungan akademik Ilmu Komunikasi UNIMMA. Dalam sesi pemaparan bersama tim menjelaskan cara bermedia sosial yang baik,mulai dari memahami jejak digital, memilah informasi yang dapat dipercaya, hingga menjaga konten pribadi agar tidak menimbulkan dampak negatif.
Pembahasan kemudian mengarah pada penerapan etika bermedia sosial yang sesuai dengan nilai Pancasila. Peserta diajak melihat bagaimana prinsip-prinsip Pancasila dapat menjadi landasan dalam berinteraksi di ruang digital menghargai perbedaan, bersikap santun, menghindari ujaran kebencian, serta mendorong terciptanya komunikasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing terbuka. Para peserta FKO berbagi pengalaman terkait tantangan penggunaan media sosial di lingkungan sekolah, mulai dari penyebaran informasi yang tidak akurat hingga konflik antar siswa di platform digital. Tim mahasiswa Ilkom UNIMMA kemudian memberikan gambaran langkah penanganan, seperti manajemen konflik, pendekatan komunikasi persuasif, mediasi, serta strategi pencegahan agar masalah serupa tidak berulang.
Selain materi dan diskusi, peserta juga diperkenalkan dengan dunia akademik Ilmu Komunikasi UNIMMA, termasuk metode pembelajaran, kegiatan mahasiswa, serta ruang kreativitas yang tersedia bagi calon mahasiswa di masa mendatang.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kecakapan digital pemimpin muda di Kota Magelang serta meneguhkan nilai Pancasila sebagai pedoman bermedia sosial. Forum ini juga membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara UNIMMA dan Forum Komunikasi OSIS dalam menghadirkan edukasi digital yang relevan bagi pelajar.
Ilkom UNIMMA membuktikan bahwa komunikasi adalah value dan aksi berbagi. Mahasiswa semester 1 diuji langsung di sekolah asal demi menguasai Public Speaking yang berdampak. Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) fokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa: menjadikan komunikasi sebagai sarana inspirasi.
Melalui Proyek Ilkom Back to School: Share and Inspire, mahasiswa semester 1 mata kuliah Public Speaking secara terstruktur melakukan praktik di sekolah asal mereka (SMA/SMK/MA). Inisiatif ini dikembangkan dengan spirit bahwa mahasiswa harus mahir berkomunikasi untuk akhirnya bisa menginspirasi audiens.
Inti Ilkom: Public Speaking Harus Memberi Value
Kegiatan ini merupakan sebuah medan juang di mana mahasiswa diminta kembali ke sekolahnya untuk berbagi pengalaman selama menjadi mahasiswa, dengan harapan bisa menginspirasi adik-adik tingkat.
Materi yang disampaikan tim mahasiswa mencakup share and inspire, pengenalan jurusan Ilmu Komunikasi, hingga wawasan tentang pemilihan jurusan yang tepat untuk masa depan. Mahasiswa juga memperkenalkan fasilitas unggulan Ilkom UNIMMA yaitu Laboratorium Fotografi, Editing, Podcast, dan Public Relation.
Apresiasi Dosen: Keluar dari Zona Nyaman Demi Value
Dosen mata kuliah Public Speaking, Pristi Sukmasetya, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberanian mahasiswa dalam melaksanakan inisiatif ini:
“Saya bangga sekali dengan teman-teman Ilkom semester 1 yang sudah mau keluar dari comfort zone, yang mau mendobrak believe yang ada, mau mencoba hal baru untuk berbagi dan menginspirasi.”
Pristi berharap, praktik Public Speaking ini tidak lagi hanya seputar bisa berbicara saja di depan publik. Mahasiswa harus bisa memberikan value dan mengkomunikasikan dengan sangat baik apa yang dibicarakan, sehingga bisa menginspirasi orang-orang yang terlibat dalam proses komunikasi bersama.
Dampak Nyata di Sekolah: Berbagi Keresahan dan Antusiasme
Antusiasme para siswaSMAN 1 Bandongan terlihat dari keaktifan siswa dalam memberikan pertanyaan, bahkan berani berbagi keresahan tentang perkuliahan dan pilihan jurusan dengan kakak tingkatnya. Suasana kelas pun menjadi semakin hidup ketika tim mahasiswa menampilkan cuplikan nyata kehidupan kampus dan organisasi.
Kegiatan Ilkom Back to School ini menjadi jembatan antara universitas dan sekolah dalam memberikan edukasi yang relevan. Ke depannya, mahasiswa berharap inisiatif ini dapat terus dilakukan di berbagai sekolah untuk memberikan inspirasi lebih luas bagi calon mahasiswa.
Proyek Ilkom Back to School sukses menjadi bukti komitmen. Komunikasi bukan lagi sekadar keterampilan, tetapi value yang dibawa mahasiswa Ilkom untuk menginspirasi masyarakat.
Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) perkuat kolaborasi dengan BPOB. Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA aktif rumuskan kurikulum pelatihan penguatan SARHUNTA dan digital tourism Borobudur. Bukti pengakuan industri! UNIMMA kembali memperkuat langkah kolaboratifnya dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Candi Borobudur.
Melalui Prodi Ilkom UNIMMA berperan aktif dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Kurikulum Program Fasilitasi dan Pembinaan Usaha Pariwisata. Kegiatan ini digelar oleh Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) di Balkondes Karangrejo, Kabupaten Magelang, pada Kamis (11/9/2025).
Kontribusi Ilkom dalam Kurikulum Digital Tourism
FGD tersebut bertujuan merumuskan kurikulum pelatihan dan pendampingan yang ditujukan bagi pelaku usaha pariwisata lokal. Salah satu fokus utamanya adalah penguatan kapasitas Sarana Hunian Pariwisata (SARHUNTA), yang meliputi homestay, guest house, dan akomodasi alternatif di sekitar kawasan Borobudur.
Keterlibatan akademisi dinilai penting oleh Plt. Direktur Industri Pariwisata BPOB, Harfiansa Bimatara, agar penyusunan kurikulum lebih aplikatif dan efektif.
Keterlibatan UNIMMA ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Kehadiran Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam forum tersebut sangat relevan, sejalan dengan scientific vision prodi yang fokus pada tourism digital project.
Sinergi Tiga Keahlian Dosen Ilkom
Dalam forum yang mempertemukan akademisi, praktisi, dan pengelola destinasi wisata ini, UNIMMA menghadirkan tiga dosen ahli dari Prodi Ilkom:
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Lintang Muliawanti, menilai sinergi antara akademisi dan industri sangat dibutuhkan untuk menciptakan program pengembangan yang relevan.
“Akademisi memiliki peran strategis dalam memberikan perspektif ilmiah sekaligus menjadi mitra dalam pemberdayaan masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami untuk mendukung pengembangan pariwisata di Magelang,” tuturnya.
Pengakuan Industri dan Komitmen Pembangunan Daerah
Keterlibatan UNIMMA ini sekaligus menunjukkan pengakuan dunia industri terhadap keilmuan dosen Ilkom. Kolaborasi ini merupakan implementasi dari kerja sama yang sudah terjalin antara UNIMMA dan BPOB.
Melalui kegiatan ini, UNIMMA menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata Borobudur, khususnya dalam peningkatan standar layanan hunian wisata.
Prodi Ilkom membuktikan perannya bukan sekadar teori di kelas, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan digital tourism daerah.
Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) membuka rahasia di balik kualitas pembelajarannya. Dalam wawancara dengan tim admisi UNIMMA, Dosen Ilkom, Dwi Susanti, memaparkan secara rinci mengenai pendekatan pembelajaran yang memadukan teori di kelas dengan praktik intensif, guna menciptakan lulusan dengan jalur karir yang sangat fleksibel.
Penjelasan ini menggarisbawahi komitmen Prodi Ilkom UNIMMA untuk memberikan pendidikan yang relevan dengan tuntutan industri. Kunci dari sistem pembelajaran ini adalah memfasilitasi minat mahasiswa, baik mereka yang ingin tampil di depan kamera maupun yang lebih memilih bekerja di balik layar.
Ruang Eksplorasi di Depan dan Belakang Kamera
Dwi Susanti menyoroti bahwa kurikulum Ilkom UNIMMA didesain untuk memfasilitasi semua jenis bakat dan minat.
“Secara alami, yang datang ke Ilkom biasanya memang ingin datang dan suka tampil, suka ngomong. Meskipun banyak mahasiswa kita yang pengennya di belakang kamera, gak semuanya mau tampil,” ungkap Dwi Susanti.
Ruang lingkup pembelajaran yang luas. Mahasiswa didorong untuk mengasah kemampuan public speaking dan event organizer, tetapi pada saat yang sama, mereka yang tertarik pada kreasi konten digital, penulisan naskah, dan editing juga memiliki jalur yang jelas untuk mengembangkan keahlian tersebut.
Tiga Laboratorium Utama Ilkom UNIMMA
Prodi Ilkom memastikan bahwa pembelajaran praktis berjalan optimal dengan didukung fasilitas laboratorium yang lengkap. Dwi Susanti mengkonfirmasi, Ilkom UNIMMA memiliki tiga laboratorium utama sebagai pusat praktik mahasiswa:
- Laboratorium Fotografi
- Laboratorium Editing
- Laboratorium Public Relations
Fasilitas ini menjadi penunjang utama bagi mata kuliah praktik seperti kreasi konten digital dan penyelenggaraan event. Laboratorium ini adalah jaminan bahwa mahasiswa Ilkom UNIMMA siap terjun ke dunia profesional karena telah terbiasa dengan simulasi kerja real-time.
Kurikulum Komprehensif
Kurikulum Ilmu Komunikasi UNIMMA dirancang agar selalu up-to-date, mencakup tiga pilar utama bidang komunikasi modern: Advertising, Penyiaran, dan Public Relations.
Materi yang dipelajari mencakup kemampuan teknis dan strategis, di antaranya: menulis naskah, event creation, mata kuliah PR, komunikasi massa, jurnalisme online, PR 4.0, hingga digital advertising.
Dengan spektrum keahlian yang luas ini, Prodi Ilkom memastikan lulusannya tidak hanya memiliki ilmu dasar komunikasi, tetapi juga mahir dalam tren digital terkini, menjadikan mereka tenaga profesional yang kompeten dan serbaguna di dunia kerja.
Melalui perpaduan teori, fasilitas lengkap, dan kurikulum yang up-to-date, Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA berkomitmen mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan UNIMMA’s SIT IN CLASS 25.2, sebuah inisiatif akademik yang berfokus pada pengalaman belajar langsung. Program ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai kurikulum dan proses pembelajaran Ilkom, sebagai bentuk transparansi akademik kepada calon mahasiswa.
Kegiatan yang terbuka bagi siswa SMA/SMK/sederajat ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara persepsi publik tentang dunia kuliah dengan realitas praktik di lapangan. Peserta diundang untuk secara langsung mengikuti kelas, bertemu dengan dosen, dan meninjau fasilitas Lab/Studio Kampus 1 UNIMMA.
Pengalaman Praktik Real-Time di Fasilitas Kampus
Keunggulan program SIT IN CLASS 25.2 adalah kesempatan unik bagi peserta untuk mengamati dan bahkan mencoba langsung praktik-praktik yang menjadi inti mata kuliah Ilmu Komunikasi. Program ini menawarkan preview eksklusif mengenai bagaimana teori komunikasi diterapkan dalam sesi real-time learning.
Akses langsung ke Lab/Studio komunikasi di kampus menegaskan bahwa Prodi Ilkom UNIMMA memiliki komitmen kuat pada pembelajaran berbasis keterampilan teknis. Hal ini penting untuk membuktikan bahwa UNIMMA tidak hanya mengajarkan konsep, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan yang relevan dengan tuntutan industri.
Program ini, yang tidak dipungut biaya (GRATIS), dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember 2025 di Kampus 1 UNIMMA.
Menghilangkan Keraguan Memilih Jurusan
Secara institusional, SIT IN CLASS merupakan upaya FPH UNIMMA untuk membantu siswa membuat keputusan karir yang terinformasi dan akurat. Dengan merasakan langsung dinamika kelas Ilmu Komunikasi, peserta dapat mengukur minat dan bakat mereka sebelum mengambil keputusan studi.
Bagi Prodi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini menjadi evaluasi internal sekaligus afirmasi eksternal terhadap kualitas pengajaran yang mereka miliki. Keterlibatan langsung dosen dan fasilitas kampus dalam program ini menjadi indikator kesiapan Ilkom UNIMMA dalam mencetak lulusan yang profesional.
Prodi Ilkom Mendorong Partisipasi Terbatas
Program SIT IN CLASS 25.2 terbuka bagi siswa kelas XI, XII, atau lulusan yang siap kuliah.
Mengingat sifat program yang mengutamakan experience dan akses fasilitas, kuota peserta yang disediakan terbatas. Batas akhir pendaftaran adalah 10 Desember 2025. Prodi Ilmu Komunikasi menghimbau calon peserta yang serius untuk segera melakukan pendaftaran di website unim.,a/sitinclass.
Melalui program akademik ini, Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA menunjukkan keseriusannya dalam mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi, didukung oleh pemahaman yang matang sejak masa perkenalan.