Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) gelar edukasi keamanan data digital bagi siswa SDN Sawitan guna cegah risiko media sosial sejak dini.

Program bertajuk “Edukasi Keamanan dan Privasi Data Digital” ini dilaksanakan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA selama satu bulan penuh. Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning).

Kegiatan ini menyasar siswa kelas VI SDN Sawitan yang mulai aktif menggunakan berbagai platform media sosial namun masih minim kesadaran akan risiko keamanan siber. Program ini berada di bawah bimbingan dosen Fadil Muhammad.

Hasil observasi menunjukkan sebagian besar siswa sudah aktif menggunakan media sosial, bahkan melakukan siaran langsung di TikTok tanpa memahami risikonya. Mereka juga kerap berinteraksi dengan orang asing melalui direct message.

“Anak-anak sudah familiar dengan teknologi, tapi pemahaman tentang privasi digital masih minim. Mereka belum menyadari bahaya membagikan informasi pribadi sembarangan,” ungkap Salsabila Aulia Sani, ketua pelaksana dari mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA.

Pendekatan yang digunakan dirancang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Materi yang diberikan meliputi cara menangani pesan orang asing, etika bermedia sosial, penggunaan Artificial Intelligence (AI), hingga risiko live streaming.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui tanya jawab dan permainan edukatif. Hal ini memudahkan para siswa menyerap pengetahuan tentang pentingnya melindungi privasi mereka di dunia maya secara mandiri dan bijak.

Wali kelas VI SDN Sawitan, Fitri Erlina, memberikan apresiasi positif terhadap langkah mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA. Menurutnya, edukasi ini mengisi kekosongan literasi digital yang belum tersentuh secara mendalam dalam kurikulum.

“Program ini sangat bermanfaat. Selama ini kami fokus pada akademik, sementara edukasi keamanan digital masih terbatas. Kehadiran mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA sangat membantu kami,” ujar Fitri Erlina.

Selain meningkatkan pemahaman siswa, kegiatan ini juga menghasilkan media pembelajaran berkelanjutan bagi pihak sekolah. Fokus utamanya adalah membentuk karakter moral siswa agar lebih cerdas dan beretika di era teknologi.

Pentingnya peran orang tua juga ditekankan dalam kegiatan ini. Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA merekomendasikan agar orang tua rutin memantau aktivitas digital anak demi keamanan privasi data keluarga di masa depan.

Sinergi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dengan sekolah dasar ini diharapkan mampu mencetak generasi yang bijak, cerdas, dan aman dalam menggunakan teknologi digital serta memiliki karakter moral yang kuat.