Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) tampilkan inovasi pengabdian masyarakat di JAGAD SEMAR 2025, hadirkan produk unggulan hasil PKM PW dosen Ilkom “Paya Kress”. Keikutsertaan ini mempertegas peran kampus dalam pembangunan daerah melalui penguatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Dalam rangkaian Ajang Penghargaan Inovasi Daerah dan Semarak Seminar (JAGAD SEMAR) Kabupaten Magelang Tahun 2025, UNIMMA memeriahkan Gelar Karya Pengabdian Masyarakat di Kampung Seni Borobudur. Kehadiran UNIMMA pada Sabtu-Minggu (13–14/12) ini menjadi bukti sinergi kuat sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Magelang.

Salah satu inovasi yang menonjol di stan pameran adalah produk Paya Kress asal Desa Sumberarum, Tempuran. Produk ini merupakan buah manis dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Wilayah (PKM PW) yang diketuai oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Dwi Susanti, S.I.Kom., M.A.

Melalui sentuhan keilmuan komunikasi, produk Paya Kress kini bertransformasi menjadi komoditas ekonomi kreatif yang memiliki nilai tawar tinggi. Pendampingan yang dilakukan mencakup aspek strategi branding, inovasi kemasan, hingga manajemen komunikasi pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Veni Soraya Dewi, S.E., M.Si., selaku Kepala Divisi Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UNIMMA, menegaskan bahwa partisipasi dalam JAGAD SEMAR adalah momentum strategis. Ia menilai ajang ini sangat efektif untuk menunjukkan dampak nyata kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat desa binaan.

“Produk-produk yang kami tampilkan, termasuk Paya Kress, merupakan proses panjang pendampingan yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat desa. Melalui pengabdian PKM PW ini, UNIMMA berupaya mendorong kemandirian ekonomi desa sekaligus meningkatkan nilai tambah potensi lokal,” jelas Veni Soraya Dewi.

Dampak nyata dari pendampingan dosen Ilmu Komunikasi ini tidak hanya berhenti pada produk fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas literasi bisnis warga. Keberhasilan hilirisasi riset dan pengabdian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Magelang dalam mengembangkan produk unggulan wilayahnya.

Dengan keikutsertaan dalam JAGAD SEMAR 2025, UNIMMA secara konsisten menjalankan peran Catur Darma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada kemajuan ekonomi. Hilirisasi hasil PKM PW ini dipastikan akan terus berlanjut guna mendukung kemandirian ekonomi kreatif masyarakat Magelang di masa depan.

UNIMMA berkomitmen memperkuat Catur Darma melalui inovasi pengabdian masyarakat di JAGAD SEMAR 2025 demi pembangunan daerah berkelanjutan. Sinergi antara akademisi dan pemerintah diharapkan terus melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi ekonomi kreatif dan penguatan potensi lokal di Magelang.