Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak praktisi komunikasi publik yang andal. Mahasiswi Ilkom UNIMMA, Hasna Naila, berhasil menembus program magang strategis selama satu semester penuh di Divisi Komunikasi Publik Badan Otorita Borobudur (BOB). Pengalaman ini menjadi jembatan konkret antara teori komunikasi di kampus dengan praktik Government Public Relations (GPR) di instansi pemerintahan tingkat nasional.

Hasna Naila telah memulai perjalanan magangnya sejak 8 September dan akan berlangsung hingga Desember mendatang. Kesempatan ini menempatkannya langsung di jantung komunikasi pariwisata strategis di kawasan Borobudur, sebuah exposure yang jarang didapatkan mahasiswa.

Mahasiswa sebagai Think Tank Komunikasi Publik BOB

Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA menyoroti nilai strategis pengalaman yang diperoleh mahasiswa. Ia tidak hanya terlibat dalam tugas-tugas rutin, namun langsung menjadi bagian dari think tank komunikasi publik BOB. Program ini berfokus pada bagaimana mengelola citra lembaga, menyusun pesan strategis, hingga mengatasi isu-isu pariwisata di kawasan otorita.

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga mendapatkan kesempatan magang di BOB. Pengalaman ini sangat berharga karena saya bisa merasakan langsung dinamika dunia kerja di bidang komunikasi publik, yang sebelumnya hanya saya pelajari secara teori di kampus,” ungkap Hasna.

Hasna juga dipercaya terlibat dalam berbagai kegiatan kunci Government PR. Aktivitasnya meliputi penyusunan strategi komunikasi internal dan eksternal, publikasi kegiatan kementerian/lembaga, hingga pengelolaan konten media sosial lembaga BOB. Lebih dari itu, Hasna juga dipercaya melakukan riset mendalam tentang homestay atau Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di wilayah Kecamatan Borobudur.

Mencetak Profesional Berkarakter Unggul

Pengalaman di BOB mengajarkan Hasna bahwa keterampilan teknis harus didukung oleh karakter profesional yang kuat. “Saya belajar banyak dari para pegawai yang membimbing dengan sabar dan profesional. Dari mereka, saya memahami pentingnya etika, tanggung jawab, dan sikap profesional dalam bekerja, terutama di lingkungan pemerintahan,” tambahnya. Pengalaman ini secara langsung mengasah kemampuan nonteknis seperti adaptasi, kerja sama tim, dan komunikasi efektif dengan stakeholder beragam.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Lintang Muliawanti, memberikan apresiasi atas capaian ini. “Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa yang mau belajar langsung di lapangan. Pengalaman di Badan Otorita Borobudur ini menjadi kesempatan berharga bagi mereka untuk memahami dunia kerja sebenarnya, terutama dalam konteks komunikasi publik pemerintahan,” ujarnya.

Lintang menambahkan, kegiatan magang di lembaga strategis seperti ini menjadi sarana penting untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata. UNIMMA berkomitmen untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman aplikatif dan kontekstual agar lulusan Ilmu Komunikasi siap bersaing di dunia industri.