Magelang – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar sosialisasi mitigasi bencana bagi anak-anak di Desa Sumber Agung 1, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi mata kuliah Komunikasi Bencana yang dirancang untuk menanamkan pemahaman mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak usia dini.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai jenis bencana serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Penyampaian materi dikemas dengan metode yang komunikatif dan disesuaikan dengan karakteristik anak-anak sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih menarik dan mudah dipahami.
Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA, Khansa Aziza Arya Kusuma, menjelaskan bahwa kegiatan dirancang dengan konsep belajar sambil bermain agar pesan mengenai mitigasi bencana dapat diterima secara efektif.
“Kami ingin edukasi mitigasi bencana ini berlangsung dengan cara yang menyenangkan. Oleh karena itu, selain penyampaian materi, kami juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif seperti bermain clay dan mengerjakan teka-teki silang (TTS),” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Anak-anak tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai permainan edukatif. Melalui aktivitas membentuk clay, mereka diajak mengenal simbol-simbol kebencanaan secara kreatif, sementara teka-teki silang dimanfaatkan untuk mengulas kembali materi yang telah disampaikan sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap anak-anak memiliki pemahaman dasar mengenai mitigasi bencana sekaligus mampu menerapkan langkah-langkah sederhana ketika menghadapi situasi darurat. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat dibagikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar sehingga dapat menumbuhkan budaya sadar bencana di masyarakat.
Sosialisasi ini menjadi salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dengan mengusung pendekatan edukatif, kreatif, dan partisipatif, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA berupaya meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan anak-anak sekaligus menanamkan pentingnya kesiapsiagaan sebagai bekal menghadapi potensi bencana di masa mendatang.