Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi lokal melalui implementasi tugas mata kuliah Komunikasi Pembangunan. Kegiatan yang bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan UMKM Berbasis Digital” ini menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya ibu-ibu PKK di Kelurahan Rejowinangun Selatan.

Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk transfer pengetahuan dan keterampilan, sesuai dengan landasan Teori Komunikasi Pembangunan. Program ini berawal dari hasil pemetaan masalah di Kelurahan Rejowinangun Selatan yang menunjukkan rendahnya literasi digital dan kendala pemasaran di kalangan pelaku UMKM lokal.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 29 November 2025, di Balai Kelurahan Rejowinangun Selatan ini diadakan sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal berbasis teknologi. Fokus utama kegiatan adalah mengatasi rendahnya literasi digital di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini kesulitan memanfaatkan platform digital untuk promosi dan penjualan.

“Kami melihat potensi besar UMKM di Rejowinangun Selatan, terutama di bidang kuliner dan produk rumah tangga. Namun, kendala utama adalah pemasaran digital dan branding. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pelaku UMKM, terutama ibu-ibu PKK yang menjadi peserta, mampu mengelola pemasaran secara mandiri, memperluas pasar hingga ke tingkat regional atau nasional, dan pada akhirnya, dapat meningkatkan penjualan produk lokal mereka secara berkelanjutan,” ujarnya salah satu perwakilan mahasiswa.

Untuk menjamin kualitas materi, tim mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA menghadirkan pemateri internal Prodi yang memiliki pengalaman nyata di dunia wirausaha digital. Pemateri tersebut adalah Jihan Ika Ayuningtyas dan Tim Mimi Clay, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA yang juga merupakan Head Executive Officer dari brand Mimi Clay.

Jihan, sebagai Head Executive Officer Mimi Clay, terpilih karena bisnisnya telah membuktikan diri dengan lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan berhasil lolos seleksi serta tampil di ajang bergengsi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2025. Pengalaman ini sangat relevan dengan tema yang diusung, yaitu pemanfaatan teknologi digital untuk UMKM.

Baca Juga: Tim Mimi & Clay Ilkom Unimma yang Sukses Raih Pendanaan P2MW: Wujudkan Mainan Edukatif dan Inovatif untuk Masa Depan Anak Bangsa

Dalam sesi pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada tiga sesi utama:

  1. Sesi 1: Pemaparan materi terkait Pemberdayaan Masyarakat dan Digitalisasi UMKM.
  2. Sesi 2: Workshop pembuatan konten promosi digital menggunakan Canva.
  3. Sesi 3: Pendampingan praktik pembuatan akun media sosial bisnis.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kalangan pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK Kelurahan Rejowinangun Selatan. Antusiasme peserta terlihat jelas selama sesi workshop dan praktik , menunjukkan tingginya keinginan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola media sosial dan platform penjualan online.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital, meningkatkan daya saing, dan memperluas pangsa pasar produk lokal. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, yang merupakan pilar penting dalam pembangunan.

Program “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan UMKM Berbasis Digital” ini merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal berbasis teknologi. Dengan meningkatnya literasi digital, UMKM di Magelang diharapkan dapat mencapai pasar yang lebih luas hingga tingkat nasional.