Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Aiska Imelda Salsabilla, sukses mengawali masa pengabdian KKN Tematik Periode II Kelompok 01 dengan mendorong literasi keluarga bebas narkoba di Desa Jati.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Sawangan ini dimulai dengan seremoni penerjunan sekaligus pemaparan program kerja yang komprehensif. Pertemuan awal di Pendopo Balai Desa Jati tersebut menjadi ruang penyelarasan program kerja mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat setempat.

Aiska Imelda Salsabilla selaku Ketua Kelompok 01 menyampaikan bahwa fokus KKN tahun 2026 adalah pengembangan potensi lokal dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Namun, penguatan literasi kesehatan masyarakat, khususnya mengenai bahaya narkoba, menjadi program pembuka yang sangat mendesak untuk dilaksanakan.

“Program yang kami rancang berangkat dari hasil observasi lapangan dan diskusi dengan perangkat desa. Kami ingin mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA hadir sebagai mitra edukasi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Jati,” ujar Aiska Imelda Salsabilla.

Sebagai aksi nyata, tim KKN melakukan edukasi bahaya narkoba bersama Tim Penggerak (TP) PKK Desa Jati pada Rabu (21/1). Dengan mengusung tema “Ibu Pintar, Anak Terjaga”, edukasi ini menekankan peran vital komunikasi keluarga dalam membentengi remaja dari pengaruh buruk pergaulan.

Aiska menegaskan bahwa seorang ibu memiliki kedekatan emosional yang kuat untuk melakukan deteksi dini terhadap perubahan perilaku anak. Pengetahuan tentang jenis-jenis zat adiktif dan strategi komunikasi terbuka menjadi modal utama orang tua dalam melakukan upaya preventif di lingkup rumah tangga.

Ketua TP PKK Desa Jati, Ibu Yani, menyambut positif inisiatif mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA ini. Beliau sependapat bahwa keluarga adalah benteng utama yang harus diperkuat agar anak-anak di Desa Jati tidak terjerumus ke dalam lingkaran gelap penyalahgunaan narkoba.

Materi yang disampaikan tim KKN meliputi pengenalan jenis narkoba yang marak di lingkungan remaja serta teknik membangun dialog dua arah antara orang tua dan anak. Sesi tanya jawab interaktif menunjukkan kepedulian tinggi warga terhadap tantangan pergaulan bebas di lingkungan mereka.

Melalui kepemimpinan Aiska Imelda Salsabilla, kehadiran mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam mewujudkan lingkungan desa yang sehat. Komitmen ini menjadi bukti nyata peran aktif mahasiswa dalam pengabdian masyarakat berbasis keilmuan komunikasi yang efektif.

Source: Humas Unimma