Berbagi Makna: Mahasiswa Ilkom UNIMMA Dampingi Siswa SMA 11 Purworejo Tatap Masa Depan

Berbagi Makna: Mahasiswa Ilkom UNIMMA Dampingi Siswa SMA 11 Purworejo Tatap Masa Depan

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang UNIMMA bersama tim Admisi menggelar kunjungan ke SMA 11 Purworejo guna memotivasi siswa dalam menata masa depan melalui sesi berbagi cerita.

Kegiatan bertajuk “Goes to SMA 11 Purworejo” ini menjadi ruang bagi para siswa untuk mengenal lebih dalam dunia ilmu komunikasi. Tim mahasiswa yang hadir, termasuk Syakila sebagai salah satu perwakilan pengisi materi, membawakan suasana diskusi yang interaktif dan penuh makna.

Fokus utama dari kunjungan ini adalah memberikan gambaran nyata mengenai ekosistem perkuliahan yang kreatif di UNIMMA. Melalui pendekatan personal, mahasiswa Ilkom berupaya membedah potensi para siswa agar lebih percaya diri dalam menentukan langkah setelah lulus sekolah nanti.

Kolaborasi dengan tim Admisi UNIMMA semakin melengkapi kegiatan ini dengan penyampaian informasi strategis terkait jalur pendaftaran dan beasiswa. Hal ini bertujuan agar para siswa memiliki panduan teknis yang jelas di samping motivasi akademik yang telah diberikan oleh mahasiswa.

Tim pelaksana kegiatan mengungkapkan bahwa misi utama mereka adalah memberikan dampak positif bagi mentalitas siswa. Mereka ingin memastikan bahwa setiap informasi yang dibagikan memiliki nilai manfaat jangka panjang bagi perencanaan karier para calon mahasiswa.

“Kami hadir bukan hanya untuk mengenalkan kampus, tetapi untuk berbagi makna tentang bagaimana ilmu komunikasi dapat menjadi kunci sukses di masa depan. Kami berharap cerita yang kami bawa mampu menginspirasi siswa SMA 11 Purworejo untuk berani bermimpi besar,” ujar perwakilan tim pelaksana.

Antusiasme siswa terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis, mulai dari pertanyaan seputar prospek karier digital hingga keseruan praktik di laboratorium komunikasi. Interaksi ini membangun kedekatan emosional yang kuat antara mahasiswa dan calon adik tingkat mereka.

Keberhasilan agenda “Goes to SMA 11 Purworejo” ini menegaskan peran aktif mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam membangun jejaring pendidikan yang luas. Melalui aksi nyata ini, diharapkan minat siswa terhadap dunia komunikasi semakin meningkat.

Kunjungan inspiratif ke SMA 11 Purworejo ini menjadi bukti komitmen mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam berbagi makna untuk membantu generasi muda menata masa depan yang gemilang.

Mahasiswa Unimma Asah Kemampuan Komunikasi dan Pelayanan Publik di Armada Town Square Magelang

Mahasiswa Unimma Asah Kemampuan Komunikasi dan Pelayanan Publik di Armada Town Square Magelang

Armada Town Square (Artos Mall) tidak hanya dikenal sebagai pusat perbelanjaan modern, tetapi juga menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa. Pengalaman ini dirasakan langsung oleh Tegar Danuarta, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), yang menjalani program magang di bagian Tenant Relation Artos Mall.

Artos Mall yang berlokasi di Jalan Mayjend Bambang Sugeng No. 1, Mertoyudan, Magelang, telah berdiri sejak Oktober 2011 dan berada dalam naungan Artos Group. Pusat perbelanjaan ini terintegrasi dengan Grand Artos Hotel & Convention, Artos Laundry, Easy Trans, serta Maple Gym, menjadikannya salah satu kawasan bisnis dan gaya hidup paling strategis di Magelang.

Dengan luas area mencapai 55.000 meter persegi dan tingkat hunian tenant sekitar 95 persen, Artos Mall menjadi destinasi favorit masyarakat Magelang dan sekitarnya. Tingginya aktivitas operasional inilah yang menjadikan Artos Mall sebagai media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami dinamika industri jasa dan komunikasi bisnis.

Selama menjalani magang, Tegar terlibat aktif dalam berbagai aktivitas Tenant Relation, mulai dari rekapitulasi data kunjungan pengunjung, pengisian dan pengelolaan kebutuhan tenant, hingga menjadi penghubung komunikasi antara tenant dan manajemen mall. Mahasiswa juga turut mendukung pelaksanaan event bulanan dan program promosi, yang menjadi strategi Artos Mall dalam meningkatkan kunjungan dan penjualan.

“Mahasiswa magang di Artos Mall kami libatkan langsung dalam kegiatan operasional agar mereka memahami bagaimana membangun hubungan profesional dengan mitra bisnis dan tenant. Ini menjadi bekal penting untuk dunia kerja,” ujar Lala Shalsabila Cania, Tenant Relation Artos Mall.

Dosen pembimbing magang Ilmu Komunikasi UNIMMA, Alan Kusuma, menilai bahwa pengalaman magang di Artos Mall memberikan nilai strategis bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori komunikasi, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung dalam konteks industri. Ini selaras dengan visi Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA yang menekankan pembelajaran aplikatif dan berorientasi dunia kerja,” jelasnya.

Bagi mahasiswa, kesempatan magang ini menjadi pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan komunikasi interpersonal, pelayanan publik, serta problem solving profesional.

“Saya belajar berkoordinasi dengan banyak pihak dan menyelesaikan persoalan secara profesional. Lingkungan kerja di Artos Mall sangat suportif dan membuka wawasan saya tentang dunia industri,” ungkap Tegar Danuarta, mahasiswa magang UNIMMA.

Selain kegiatan rutin, mahasiswa juga berkesempatan mengikuti berbagai event internal mall serta mempelajari sistem manajemen pusat perbelanjaan secara langsung, sehingga memperkaya pengalaman sekaligus memperluas jaringan profesional.

Melalui program magang berbasis pengalaman nyata seperti ini, Artos Mall dan Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA berkontribusi dalam menyiapkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja, khususnya di bidang komunikasi dan industri jasa.

Tak Surut oleh Cuaca, Skate Movement Magelang Akhirnya Terealisasi di Awal 2026

Tak Surut oleh Cuaca, Skate Movement Magelang Akhirnya Terealisasi di Awal 2026

Setelah sempat gagal terselenggara akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung, Skate Movement Magelang akhirnya berhasil dilaksanakan pada Minggu, 4 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari luaran wajib Mata Kuliah Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA).

Event ini dirancang dan dikelola oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA sebagai bentuk praktik langsung penyelenggaraan event komunitas, di bawah bimbingan Dwi Susanti, dosen pengampu Mata Kuliah MICE. Penundaan akibat cuaca justru menjadi pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika perencanaan dan manajemen acara.

Skate Movement menghadirkan dua kategori lomba yang telah direncanakan sejak awal, yakni Game of Skate dan Best Trick. Masing-masing kategori diikuti oleh 10 peserta, dengan format kompetisi yang sederhana namun tetap kompetitif dan atraktif.

Kegiatan ini berhasil menarik sekitar 25 orang pengunjung yang sebagian besar berasal dari Komunitas Skateratan, serta mendapat dukungan tambahan dari Komunitas Soepardi Skateboarding Sawitan. Meski berskala kecil, suasana kompetisi berlangsung hangat dan penuh interaksi antar komunitas.

Sebagai luaran mata kuliah, kegiatan ini tidak hanya menekankan aspek teknis pelaksanaan lomba, tetapi juga melatih mahasiswa dalam hal perencanaan event, koordinasi komunitas, pengelolaan peserta, hingga mitigasi risiko, termasuk pengambilan keputusan untuk menunda acara demi keselamatan.

Berbeda dengan event skateboard sebelumnya yang sempat menghadirkan peserta dari luar kota seperti Semarang, Bantul, Yogyakarta, dan Temanggung, kegiatan kali ini memang lebih fokus pada lingkup komunitas lokal. Namun hal tersebut justru memberi ruang evaluasi dan pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA. Skate Movement ini menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah event tidak selalu diukur dari jumlah massa, melainkan dari proses, pengalaman, dan ketercapaian tujuan pembelajaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA mendapatkan pengalaman riil dalam mengelola event berbasis komunitas dengan segala tantangannya.

Skate Movement Magelang menjadi contoh implementasi Mata Kuliah MICE yang aplikatif, kontekstual, dan selaras dengan realitas lapangan, sekaligus memperkuat peran akademik dalam mendukung aktivitas kreatif anak muda.

Awali Pengabdian ke Masyarakat, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA Dilepas Ikuti KKN Tematik Periode 2

Awali Pengabdian ke Masyarakat, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA Dilepas Ikuti KKN Tematik Periode 2

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) secara resmi melepas mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi untuk mengikuti KKN Tematik Periode 2 sebagai awal perjalanan pengabdian, pembelajaran, dan kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, di Lapangan Basket UNIMMA Kampus 2.

Pelepasan KKN Tematik Periode 2 ini diikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan 2023 Ilkom UNIMMA. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan akademik ke dalam praktik sosial secara langsung dan berkelanjutan.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada tridarma perguruan tinggi, UNIMMA menjadikan KKN Tematik sebagai sarana pembelajaran kontekstual. Mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membangun kolaborasi aktif dengan masyarakat berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal.

Ketua Prodi Ilkom UNIMMA Lintang Muliawanti menyampaikan bahwa KKN Tematik menjadi ruang strategis bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim. Pengalaman ini penting sebagai bekal menghadapi tantangan dunia profesional dan sosial.

Berbeda dari pembelajaran di kelas, KKN Tematik memberikan pengalaman nyata (experiential learning) bagi mahasiswa. Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dituntut mampu beradaptasi, memahami dinamika sosial, serta merancang strategi komunikasi yang relevan dan aplikatif di tengah masyarakat.

Pelepasan mahasiswa KKN Tematik Periode 2 ini menjadi simbol dimulainya tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai bagian dari civitas akademika UNIMMA. Semangat pengabdian dan kolaborasi diharapkan dapat terwujud selama pelaksanaan KKN berlangsung.

Sebagai awal perjalanan pengabdian, pembelajaran, dan kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat, kegiatan pelepasan KKN Tematik Periode 2 UNIMMA menegaskan peran UNIMMA dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik sekaligus peka terhadap realitas sosial.

Bukan Ujian Biasa: Mahasiswa Ilkom UNIMMA Adu Skill Baca Qur’an dan Racik Sambal Geprek

Bukan Ujian Biasa: Mahasiswa Ilkom UNIMMA Adu Skill Baca Qur’an dan Racik Sambal Geprek

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) sukses mencuri perhatian melalui pelaksanaan ujian Baca Tulis Qur’an (BTQ) yang dikemas secara inovatif. Tidak hanya menguji aspek spiritual, para mahasiswa juga ditantang dalam kompetensi tambahan membuat sambal geprek sebagai bagian dari praktik ibadah praktis.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung FPH Kampus 1 UNIMMA pada Rabu (7/1) ini diikuti oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan antusiasme yang luar biasa. Inovasi ini digagas oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maroon Humaniora untuk menciptakan suasana ujian yang lebih segar.

Dosen pengampu mata kuliah, Ahmad Liyan Amrul Haq, mengungkapkan bahwa integrasi nilai spiritual dengan kegiatan kreatif bertujuan membangun karakter mahasiswa yang adaptif. Menurutnya, pendekatan ini sangat efektif dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa Ilmu Komunikasi agar tidak merasa jenuh dengan format ujian konvensional.

“Kami ingin menanamkan bahwa ibadah itu luas dan bisa menyenangkan. Melalui pembuatan sambal geprek ini, mahasiswa belajar tentang kemandirian dan kebersamaan, yang merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai keislaman,” ujar Ahmad Liyan. Strategi ini terbukti membuat mahasiswa lebih rileks namun tetap fokus pada inti ujian BTQ.

Hamim Khanifah, perwakilan panitia dari IMM Komsihum, menambahkan bahwa kampanye #SedulurGeprekFPH menjadi daya tarik utama yang memicu keramaian di lokasi ujian. Ia melihat mahasiswa Ilmu Komunikasi sangat totalitas, mulai dari mempersiapkan bahan hingga menyajikan sambal terbaik mereka di sela-sela ujian bacaan.

“Antusiasme teman-teman Ilkom sangat tinggi, mereka melihat ini sebagai ruang untuk melepas penat sekaligus mempererat solidaritas antar mahasiswa. Kami bangga bisa menghadirkan ujian yang memberikan pengalaman (experience) berbeda bagi mereka,” kata Hamim saat memberikan keterangan di sela acara.

Kesuksesan ujian kreatif ini membuktikan bahwa penguatan nilai spiritual di Prodi Ilkom UNIMMA dapat berjalan beriringan dengan semangat kebersamaan mahasiswa yang inovatif. Ke depan, format kolaborasi unik seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai ciri khas kegiatan kemahasiswaan di lingkungan FPH UNIMMA.