Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi dan Humaniora (BEM FPH) menyelenggarakan kegiatan Malam Keakraban (Makrab) pada 27–28 Desember 2025 di Villa Griya Sejahtera, Kecamatan Ngablak, Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 25 dari Program Studi Ilmu Komunikasi dan Psikologi.
Malam Keakraban diadakan sebagai sarana untuk memperkuat persaudaraan dan mempererat tali hubungan antar mahasiswa dari berbagai jurusan. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa angkatan 25 untuk saling mengenal, berinteraksi, dan membangun kedekatan dalam suasana yang santai, hangat, dan terbuka.
Rangkaian kegiatan Makrab dikemas dalam berbagai aktivitas kebersamaan, seperti pentas seni (pensi), barbeque bersama, senam pagi, serta kegiatan outbound yang bertujuan mendorong kerja sama dan kekompakan antar peserta. Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari UKM Music Seven Universitas Muhammadiyah Magelang, yang turut menambah semarak dan antusiasme peserta.
Melalui kegiatan Malam Keakraban ini, diharapkan tercipta lingkungan Fakultas Psikologi dan Humaniora yang solid dan harmonis, khususnya di kalangan mahasiswa angkatan 25. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BEM FPH dalam membangun kebersamaan mahasiswa di luar kegiatan akademik formal serta menumbuhkan semangat kolaborasi ke depannya.
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi dan Humaniora (BEM FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) pada Jumat (27/12) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Psikologi dan Humaniora angkatan 2025, yang terdiri dari Program Studi Psikologi dan Ilmu Komunikasi, sebagai langkah awal pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa baru.
LKMM-TD FPH UNIMMA 2025 mengusung tema “Glow and Grow: Membangun Kepemimpinan dan Kebersamaan”, yang merepresentasikan semangat tumbuh dan berkembang bersama dalam membangun jiwa kepemimpinan yang kolaboratif dan berkarakter.
Ketua panitia, Nabila Sinta, menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih untuk memberikan makna mendalam bagi seluruh peserta kegiatan.
“Dengan mengusung tema Glow and Grow, kami berharap seluruh peserta mampu tumbuh dan berkembang menjadi seorang leader yang mampu memimpin, baik untuk dirinya sendiri maupun dalam organisasi,” jelasnya.
Kegiatan LKMM-TD ini secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Psikologi dan Humaniora UNIMMA, Aning Az Zahra. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta mampu mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirancang.
“Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan tujuan dari LKMM-TD dapat tercapai sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Sebagai penguatan materi kepemimpinan, LKMM-TD 2025 menghadirkan Krisnaldo Triguswinri, Founder Perpustakaan Jalanan Magelang, sebagai pemateri utama. Ia menyampaikan materi terkait manajemen konflik, yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam dinamika organisasi mahasiswa.
Materi tersebut menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, empati, serta pengambilan keputusan yang bijak dalam menghadapi perbedaan pandangan di lingkungan organisasi maupun kehidupan sosial.
Melalui pelaksanaan LKMM-TD 2025, BEM FPH UNIMMA menegaskan komitmennya dalam menciptakan ruang pembelajaran kepemimpinan yang edukatif dan aplikatif bagi mahasiswa Fakultas Psikologi dan Humaniora.
Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi mahasiswa FPH UNIMMA untuk tumbuh sebagai generasi pemimpin muda yang berintegritas, mampu bekerja sama, serta siap berkontribusi aktif di lingkungan kampus dan masyarakat sesuai dengan semangat Glow and Grow.
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) sukses menggelar workshop kolaboratif bertajuk From Petals to Pastries Workshop yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bloom and Cake, Sabtu (21/12/2025). Acara ini berlangsung pukul 11.00–14.00 WIB di De Veranda Cafe, Magelang.
Workshop tersebut menghadirkan konsep unik dengan memadukan tiga elemen gaya hidup kreatif, yakni seni merangkai bunga (florist), dekorasi kue (pastry), dan edukasi perawatan kecantikan (beauty talk). Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi pembelajaran mata kuliah Manajemen Acara, Konferensi, Pameran, dan Eksposisi (MICE) yang dikemas secara aplikatif dan bernilai ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan dua mentor profesional, yaitu Ibel dan Tahta selaku Owner Belltaa Atelier untuk sesi florist, serta Listy selaku Owner Mekar Wangi Cake untuk sesi dekorasi kue. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan langsung dari dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA, Dwi Susanti.
Sebanyak 17 peserta yang terdiri dari 16 perempuan dan 1 laki-laki mengikuti workshop dengan penuh antusias. Para peserta tampil kompak mengenakan busana bertema Baby Pink and White, menambah kesan estetik dan elegan selama acara berlangsung. Workshop ini bertujuan memberikan pengalaman belajar interaktif sekaligus membuka wawasan kewirausahaan kreatif bagi masyarakat Magelang.
Tiga Agenda Inti dalam Satu Rangkaian
Workshop Bloom and Cake dikemas dalam tiga sesi utama, yaitu:
- Dekorasi Bunga, peserta diajak merangkai bunga dengan sentuhan estetika bersama Belltaa Atelier.
- Dekorasi Kue, peserta mempelajari teknik menghias pastry secara elegan yang dipandu oleh Mekar Wangi Cake.
- Beauty Talk, sesi edukasi perawatan kulit yang dipersembahkan oleh Navagreen Magelang.
Ibu Dwi Susanti, S.I.Kom., M.A., mengapresiasi inisiatif mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA yang mampu menciptakan ruang belajar kreatif dan kolaboratif. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan manajerial mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi peserta.
Partisipasi dan Apresiasi Peserta
Untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas, panitia memberikan sejumlah penghargaan kepada peserta. Penghargaan kategori primer meliputi Best Overall Design, Best Cake Design, dan Best Flower Design. Selain itu, terdapat tiga kategori sekunder bagi peserta terpilih, serta sesi hiburan berupa kuis interaktif dengan hadiah menarik dari sponsor.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme peserta. Kolaborasi antara ilmu komunikasi, seni florist dari Belltaa Atelier, serta kreativitas pastry dari Mekar Wangi Cake diharapkan dapat memberikan pengalaman baru dan inspiratif bagi masyarakat Magelang,” ujar perwakilan panitia.
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya Navagreen Magelang, Girl.id Bar, dan Memayu Traditional Home Spa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan keberhasilan kolaborasi lintas bidang yang telah terwujud.
Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) tampilkan inovasi pengabdian masyarakat di JAGAD SEMAR 2025, hadirkan produk unggulan hasil PKM PW dosen Ilkom “Paya Kress”. Keikutsertaan ini mempertegas peran kampus dalam pembangunan daerah melalui penguatan potensi lokal secara berkelanjutan.
Dalam rangkaian Ajang Penghargaan Inovasi Daerah dan Semarak Seminar (JAGAD SEMAR) Kabupaten Magelang Tahun 2025, UNIMMA memeriahkan Gelar Karya Pengabdian Masyarakat di Kampung Seni Borobudur. Kehadiran UNIMMA pada Sabtu-Minggu (13–14/12) ini menjadi bukti sinergi kuat sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Magelang.
Salah satu inovasi yang menonjol di stan pameran adalah produk Paya Kress asal Desa Sumberarum, Tempuran. Produk ini merupakan buah manis dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Wilayah (PKM PW) yang diketuai oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Dwi Susanti, S.I.Kom., M.A.
Melalui sentuhan keilmuan komunikasi, produk Paya Kress kini bertransformasi menjadi komoditas ekonomi kreatif yang memiliki nilai tawar tinggi. Pendampingan yang dilakukan mencakup aspek strategi branding, inovasi kemasan, hingga manajemen komunikasi pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Veni Soraya Dewi, S.E., M.Si., selaku Kepala Divisi Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UNIMMA, menegaskan bahwa partisipasi dalam JAGAD SEMAR adalah momentum strategis. Ia menilai ajang ini sangat efektif untuk menunjukkan dampak nyata kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat desa binaan.
“Produk-produk yang kami tampilkan, termasuk Paya Kress, merupakan proses panjang pendampingan yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat desa. Melalui pengabdian PKM PW ini, UNIMMA berupaya mendorong kemandirian ekonomi desa sekaligus meningkatkan nilai tambah potensi lokal,” jelas Veni Soraya Dewi.
Dampak nyata dari pendampingan dosen Ilmu Komunikasi ini tidak hanya berhenti pada produk fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas literasi bisnis warga. Keberhasilan hilirisasi riset dan pengabdian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Magelang dalam mengembangkan produk unggulan wilayahnya.
Dengan keikutsertaan dalam JAGAD SEMAR 2025, UNIMMA secara konsisten menjalankan peran Catur Darma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada kemajuan ekonomi. Hilirisasi hasil PKM PW ini dipastikan akan terus berlanjut guna mendukung kemandirian ekonomi kreatif masyarakat Magelang di masa depan.
UNIMMA berkomitmen memperkuat Catur Darma melalui inovasi pengabdian masyarakat di JAGAD SEMAR 2025 demi pembangunan daerah berkelanjutan. Sinergi antara akademisi dan pemerintah diharapkan terus melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi ekonomi kreatif dan penguatan potensi lokal di Magelang.
Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (HIMANIKA UNIMMA) menggelar kegiatan Malam Keakraban (Makrab) pada 20–21 Desember 2025 di Villa Cicilia, Demo, sebagai upaya mempererat solidaritas dan kekeluargaan antar anggota lintas angkatan.
Kegiatan Makrab HIMANIKA 2025 ini diketuai oleh Muhammad Ridwan dari Divisi Kaderisasi. Makrab dirancang sebagai ruang perjumpaan yang santai, positif, dan inklusif untuk membangun relasi antara mahasiswa baru dan senior, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan serta tanggung jawab dalam organisasi.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti beragam agenda yang mengedepankan pengalaman kebersamaan. Kegiatan diawali dengan sharing materi keorganisasian HIMANIKA sebagai penguatan nilai dan pemahaman organisasi. Suasana semakin hangat melalui berbagai games kekompakan seperti tarik tambang, lembar air plastik menggunakan sarung, dan estafet air.
Tak hanya itu, Makrab juga diisi dengan aktivitas rekreatif seperti bakar-bakar, renang, karaoke bersama, serta nonton bareng film. Rangkaian kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mencairkan suasana, memperkuat komunikasi interpersonal, dan melatih kerja sama tim antar anggota.
Ketua panitia, Muhammad Ridwan, menyampaikan bahwa Makrab bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum strategis kaderisasi. Melalui pengalaman bersama di luar ruang kelas, anggota diharapkan mampu membangun ikatan emosional yang kuat sebagai bekal menjalankan roda organisasi ke depan.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari Alan Kusuma, selaku Pembina HIMANIKA. Ia berharap Makrab 2025 dapat menjadi titik awal peningkatan kinerja organisasi.
“Semoga melalui kegiatan ini, solidaritas anggota semakin kuat sehingga HIMANIKA mampu menuntaskan seluruh program kerja dalam satu periode kepengurusan dengan lebih solid,” ujarnya.
Sebagai penutup, Malam Keakraban HIMANIKA UNIMMA 2025 menjadi bukti bahwa penguatan organisasi tidak hanya dibangun melalui rapat formal, tetapi juga melalui pengalaman kebersamaan yang bermakna, menyenangkan, dan membangun karakter komunikasi yang kolaboratif.