Borobudur Communication Review Raih Akreditasi Sinta 4: Langkah Besar Menuju Jurnal Ilmiah Bereputasi

Borobudur Communication Review Raih Akreditasi Sinta 4: Langkah Besar Menuju Jurnal Ilmiah Bereputasi

Borobudur Communication Review (BCREV), jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang, baru saja meraih akreditasi Sinta 4 berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 10/C/C3/DT.05.00/2025 tertanggal 21 Maret 2025. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa jurnal ini semakin diakui dalam dunia akademik, khususnya dalam bidang ilmu komunikasi. Akreditasi Sinta merupakan sistem indeksasi jurnal ilmiah di Indonesia yang disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) guna menilai kualitas serta kontribusi jurnal terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan memperoleh peringkat Sinta 4, Borobudur Communication Review menunjukkan komitmennya dalam menyajikan penelitian-penelitian berkualitas yang dapat memberikan manfaat bagi akademisi, peneliti, dan praktisi komunikasi.

Perolehan akreditasi ini tentu bukan hasil yang instan. Upaya keras tim redaksi, para penulis, serta para reviewer yang terlibat dalam penyusunan dan penyuntingan jurnal telah membawa BCREV menuju pencapaian ini. Kualitas artikel yang diterbitkan, konsistensi dalam penerbitan, serta penerapan standar akademik yang ketat menjadi faktor utama dalam keberhasilan akreditasi ini. Dengan akreditasi ini, jurnal Borobudur Communication Review memiliki peluang yang lebih besar untuk menarik lebih banyak peneliti dari berbagai institusi untuk mempublikasikan karya ilmiah mereka. Selain itu, akreditasi ini juga membuka pintu bagi kolaborasi lebih luas dengan jurnal-jurnal lain di tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan ini juga menjadi dorongan bagi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Dengan adanya jurnal yang terakreditasi, mahasiswa dan dosen memiliki wadah yang kredibel untuk menyebarluaskan hasil penelitian mereka, sekaligus meningkatkan reputasi institusi dalam dunia akademik. Selain itu, pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi civitas akademika untuk lebih aktif dalam menulis dan menerbitkan penelitian yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat luas. Jurnal ilmiah yang berkualitas tidak hanya menjadi sumber referensi yang terpercaya, tetapi juga berperan dalam pengembangan keilmuan di era digital saat ini.

Dengan akreditasi Sinta 4 ini, Borobudur Communication Review semakin memiliki legitimasi dan daya saing di tingkat nasional. Ke depan, diharapkan jurnal ini terus berkembang dan mampu meningkatkan peringkat akreditasinya ke tingkat yang lebih tinggi. Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang berkomitmen untuk terus mendukung pengelolaan jurnal ini dengan lebih baik, termasuk dalam hal manajemen editorial, peningkatan kualitas artikel, serta memperluas jaringan akademik. Akhirnya, pencapaian ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga tantangan untuk terus menjaga dan meningkatkan standar publikasi ilmiah agar dapat terus berkontribusi bagi perkembangan ilmu komunikasi di Indonesia.

Penulis: Tiffani Anggi

Editor: Alan Kusuma

Semarak Milad ILKOM Unimma Ke- 7 Bertajuk ‘Dream Come’

Semarak Milad ILKOM Unimma Ke- 7 Bertajuk ‘Dream Come’

Magelang, 2 Februari 2024 – Peringatan ulang tahun prodi Ilmu Komunikasi ke tujuh tahun ini mengusung tema ‘Dream Come’. Melalui nuansa dekorasi berwarna biru dan putih yang selaras dengan tema yang diangkat tampak menyatu dengan harapan, yaitu mimpi yang menjadi kenyataan. Serta penyampaian kisah inspiratif saat sesi ‘Meet The Speakers’ yang mampu memberikan cerita pengalaman menariknya sebagai motivasi.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Dr. Hermahayu, M.Si sebagai dekan FPH, Bapak dan Ibu dosen ILKOM Unimma, serta seluruh mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi. Di mulai dengan penampilan dari Wonder dance yang menyajikan tarian indahnya, yaitu tari angguk manis. Grup tari ini berisikan mahasiswa dan mahasisiwi Ilkom yang sering menunjukkan bakat dan minatnya pada tarian saat acara-acara yang digelar oleh Ilkom.

Dalam sesi meet the speakers, Filda Noviana sebagai Brand Ambassador Maw Talk membagikan kisah perjalanannya hingga dirinya terpilih menjadi BA beberapa bulan yang lalu. Dalam kesempatan itu Filda menuturkan bahwa dengan posisinya saat ini sebagai BA dari Maw Talk mampu memberikannya pengalaman dan kesempatan yang sangat besar, di sisi lain melalui perannya ia dapat mengembangkan potensi dirinya lebih jauh. Melalui finalis lima besar dalam Maw Talk, Ia dapat menuangkan kerja keras dan passionnya yang membuka peluang besar dalam kehidupannya saat ini.

Utuh dan Kayla sebagai salah satu finalis PINASTHIKA perwakilan dari Ilkom Unimma pun membagikan kisahnya. Menurut keduanya hal ini adalah kesempatan yang besar untuknya selama empat hari tiga malam di acara tersebut. Sebagai finalis dalam ajang bakat nasional ini, mereka menemukan hambatan dalam memahami materi brief yang belum dia pelajari saat kuliah. Hal itu membuat keduanya belajar untuk memahami dan bersosialisasi dengan teman-teman yang di dominasi oleh semester 7 serta pengalaman magangnya. Walaupun begitu keduanya merasa hal ini adalah kesempatan yang besar dapat terpilih menjadi bagian dari PINASTHIKA dan memperoleh banyak pengalaman menarik yang dapat mereka pelajari.

Tak kalah menariknya, workshop pun dilakukan dalam kegiatan malam itu yang mengundang Vina Movin sebagai salah satu presenter kondang di Magelang. Ia melakukan sharing session bersama mahasiswa dan mahasiswi Ilkom dengan judul ‘Public Speaking Terampil Tanpa Ragu’. Pada kesempatan tersebut Ia membagikan tips dan trick untuk tampil di depan banyak orang dibutuhkan persiapan yang matang, penyampaian yang efektif, mengatasi rasa gugup di depan audiens, melakukan interaksi dengan audiens, dan selalu melakukan evaluasi diri. Menurutnya, yang terpenting adalah mengenali diri sendiri dan mampu melawan rasa takut serta ragu didepan umum.

Pada malam itu tidak hanya di penuhi dengan sesi ‘Meet The Speakers’ saja, namun juga dilakukan pemutaran atau screening film hasil karya mahasiswa dan mahasiswi Ilkom bersama dosen. Terdapat penampilan music yang dilakukan oleh UKM Music Seven Unimma yang membawakan lagu-lagu yang menemani malam itu. Serta yang ditunggu-tunggu adalah pembacaan pemenang dari nominasi yang dipilih berdasarkan voting dosen dan mahasiswa. Terdapat beberapa nominasi, yaitu dosen ter- kiyowo, dosen ter- kece, dosen ter- on time, mahasiswa ter- bucin, mahasiswa ter- lawak, dan mahasiswa ter- yali yali. Kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama oleh seluruh dosen dan mahasiswa ilkom unimma.

Penulis: Ika Dian

Editor: Alan Kusuma

Mahasiswi Ilkom Unimma Menyabet Kemenangan di Jambore Nasional Komunikasi

Mahasiswi Ilkom Unimma Menyabet Kemenangan di Jambore Nasional Komunikasi

Mahsiswi Bernama Tiffani Anggi Amelia baru saja memenangkan perlombaan yang diselenggarakan oleh ASPIKOM JABODETABEK. Dengan mengangkat tema “Transformasi Komunikasi Digital Menuju Indonesia Berkelanjutan” di tahun 2025 ini.

Tiffani berkesempatan hadir dalam acara puncak JNK 2025 sebagai 10 finalis karya tulis terbaik. Dan Ia berhasil mendapatkan kemenangannya sebagai juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah dengan membawakan judul “Peran Artificial Intelligence dalam Melindungi Intergritas Data Pribadi di Era Tren Media Sosial: Studi Kasus Penggunaan Filter berbasis AI dan Potensi Risiko Phising”.

Sebelumnya, di tahun 2023 Tiffani pun mendapat kemenangannya di perlombaan di Polytechnic Creative Festival 2023 dan meraih juara pertama juga. Hal itu membuatnya semakin berani untuk mengeksplore dan menghasilkan karya tulis yang terbaik. Tiffani merasa bangga dan bersyukur atas izin orang tua dan support yang maksimal dari Prodi Ilkom Unimma dapat menuangkan hasil pemikirannya juga bakatnya melalui berbagai perlombaan.

Walaupun di awal kemenangannya dia tampak sedikit pesimis, namun nyatanya dia berhasil mendapatkan juara pertamanya. Hal tersebut mampu memperkuat dirinya pada perlombaan keduanya dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapannya. Seperti yang ditulisnya pada caption Instagram yang diunggahnya, Ia mengungkapkan ‘Dua tempat yang berbeda, namun masih dengan kesempatan yang sama. alhamdulillah!’

Atas kemenangannya ini, Ia mampu menyita perhatian dengan banyaknya ucapan selamat yang diucapkan oleh keluarga, teman, dan para dosen. Tiffani mewakili nama Ilkom Unimma dalam hasil tulisannya yang mampu membanggakan namanya dan kampusnya yang berawal dari minatnya pada menulis. Tiffani berpesan kepada seluruh teman-temannya di Prodi Ilkom untuk tetap semangat menjalani hidupnya, karena tidak ada semangat yang tidak menimbulkan manfaat.

Sudah saatnya kita sebagai generasi muda mulai dan terus menuangkan pemikiran-pemikiran kita melalui hasil karya seperti yang sudah dilakukan oleh Tiffani. Menulis mungkin berawal dari sekedar hobi, namun ternyata memiliki manfaat yang tidak hanya untuk diri kita sendiri, namun juga orang lain.

Penulis: Ika Dian

Editor: Alan Kusuma

UNIMMA Gelar 6th Borobudur International Symposium on Humanities and Social Science 2024: Menciptakan Masa Depan Berkelanjutan melalui Green Tech dan Digital Society

UNIMMA Gelar 6th Borobudur International Symposium on Humanities and Social Science 2024: Menciptakan Masa Depan Berkelanjutan melalui Green Tech dan Digital Society

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menyelenggarakan acara prestisius, 6th Borobudur International Symposium on Humanities and Social Science 2024 yang bertema “Co-Creating a Sustainable Future: Green Tech and Digital Society.” Acara ini mengundang para peneliti, akademisi, dan praktisi untuk berkolaborasi dalam membahas inovasi dan solusi berbasis teknologi hijau serta peran masyarakat digital dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan. Beberapa mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) semester 5 turut berpartisipasi dalam event internasional ini, mewakili UNIMMA dengan semangat dan dedikasi yang tinggi.

Sebanyak 6 mahasiswa Ilkom, yaitu Rifan Dzaky, Della Anindhita, Rizka Rahmawati, Jihan Ika, Ika Dian, dan Tiffani Anggi masing-masing dibimbing oleh dosen dari Program Studi Ilkom UNIMMA. Mereka mengikuti symposium ini dengan berbagai topik yang relevan dengan tema besar symposium. Di antara mereka, Rizka Rahmawati berhasil meraih penghargaan Best Presenter pada sesi presentasi online. Rizka, yang dibimbing oleh Mas Prihatin Dwihantoro, berhasil menarik perhatian juri dengan presentasinya yang mendalam dan inovatif mengenai teknologi hijau dalam konteks sosial digital.

Juri dari luar negeri yang terlibat dalam penilaian presentasi ini adalah para pakar di bidang kebijakan keberlanjutan dan teknologi, di antaranya Prof. Dora Marinova dari Curtin University Sustainability Policy (CUSP) Institute, Mr. Mowagh Abrahem Masuwwd, PhD dari University of Zawia, dan Dr. Elem Miranda dari University of Glasgow. Kehadiran para juri internasional ini semakin menegaskan kualitas acara tersebut dan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan riset mereka pada tingkat global. Hasil dari presentasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap diskusi internasional mengenai teknologi hijau dan masa depan digital.

Sebagai bagian dari symposium ini, paper yang dipresentasikan akan dipublikasikan dalam jurnal yang terindeks Scopus, terutama pada kategori Q2-Q3. Jika paper dari mahasiswa Ilkom UNIMMA terbit di jurnal tersebut, maka hasil penelitian mereka bisa diakui setara dengan skripsi. Ini menjadi prestasi yang membanggakan bagi mahasiswa dan fakultas, serta meningkatkan reputasi UNIMMA di kancah internasional. Partisipasi ini tidak hanya memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga membuka peluang untuk memperluas jaringan akademik mereka di dunia internasional.

Penulis: Tiffani Anggi

Editor: Alan Kusuma

UNIMMA Gelar Kuliah Umum dan Pencanangan Program “Bersih Narkoba” Bersama Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah

UNIMMA Gelar Kuliah Umum dan Pencanangan Program “Bersih Narkoba” Bersama Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah

Magelang, Jawa Tengah 16 Desember 2024 – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar kuliah umum yang menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum sebagai narasumber. Acara ini juga diwarnai dengan pencanangan program “Bersih Narkoba” yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari narkoba.

Kuliah umum yang bertema “Mewujudkan Kampus Bersih Narkoba: Peran Aktif Kampus dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba” berlangsung di Auditorium UNIMMA dan dihadiri oleh 300 mahasiswa beasiswa. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah petinggi Universitas Muhammadiyah Magelang yang mendukung program pencegahan narkoba. Dalam kuliah umumnya, Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum menyampaikan pentingnya peran kampus dalam mendidik generasi muda untuk menjauhi narkoba. “Peran kampus sebagai lembaga pendidikan sangat krusial dalam membentuk karakter mahasiswa. Melalui kuliah umum ini, kami ingin menyampaikan pesan penting bahwa kampus harus menjadi tempat yang bebas dari narkoba, dan generasi muda harus dilindungi dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang bisa merusak masa depan mereka,” ujarnya.

Program “Bersih Narkoba” yang dicanangkan pada kesempatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UNIMMA untuk mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Program ini juga melibatkan berbagai elemen di kampus, termasuk dosen, mahasiswa, serta staf administrasi yang berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, SE., MSI, dalam sambutannya menyatakan bahwa UNIMMA berkomitmen untuk menjaga kampus agar tetap bersih dari narkoba. “Kami tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter mahasiswa yang tangguh dan bebas dari pengaruh narkoba. Program ini adalah langkah konkret kami untuk mewujudkan kampus yang sehat, aman, dan bersih dari narkoba,” ujar Rektor.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum, juga mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh UNIMMA dalam mendukung pencegahan narkoba. “Melalui program ‘Bersih Narkoba’, UNIMMA telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam menciptakan generasi muda yang bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Menurut Aiska Imelda, salah satu mahasiswa sebagai volunteer kuliah umum tersebut memyatakan bahwa akan bertekad untuk ikut serta dalam upaya membangun kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa, serta menyebarkan informasi yang bermanfaat agar kampus kita menjadi lingkungan yang bersih dan bebas dari narkoba. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta dan menciptakan kampus yang lebih sehat dan produktif. Kami berharap program Kampus Bebas Narkoba dapat terus berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat jangka panjang bagi UNIMMA dan masyarakat.

Sebagai bagian dari program ini, UNIMMA juga berkomitmen untuk terus menekankan bahaya narkoba dan pentingnya hidup sehat, guna menjaga kampus tetap bersih dari narkoba dan menjamin masa depan mahasiswa yang lebih baik.

5 Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Sukses Gelar Penyuluhan Stunting dan Gizi Buruk di Dusun Wonojoyo

5 Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Sukses Gelar Penyuluhan Stunting dan Gizi Buruk di Dusun Wonojoyo

Magelang, Jawa Tengah – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menanggulangi stunting, lima mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melaksanakan penyuluhan dan edukasi di Dusun Wonojoyo, Desa Bigaran, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (14/12). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berhasil melibatkan 60 peserta, yang sebagian besar adalah ibu-ibu dan balita.

Bekerja sama dengan kader Posyandu Desa Wonojoyo, program ini dimulai dengan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan 30 balita. Usai pemeriksaan, peserta mendapatkan penyuluhan tentang stunting, gizi buruk, serta demo pembuatan MPASI yang sesuai kebutuhan balita.

Mutmainah, Kepala Posyandu Desa Wonojoyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini mendukung rutinitas Posyandu yang dilakukan setiap Sabtu pekan kedua.

“Kami selalu memeriksa perkembangan balita dan ibu hamil untuk memastikan kesehatan mereka. Setiap kegiatan, kami juga memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) agar anak-anak mendapat gizi tambahan,” ujar Mutmainah.

Daroyah, bidan sekaligus pemateri, menambahkan bahwa meski Desa Wonojoyo saat ini tidak memiliki kasus stunting, pencegahan tetap menjadi prioritas.

“Stunting bisa dikenali dari tinggi badan anak yang kurang ideal meski berat badannya normal. Selain kurangnya asupan gizi selama kehamilan, kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting,” jelas Daroyah.

Tri Widayati Utami, salah satu pengurus Posyandu, mengucapkan terima kasih atas inisiatif mahasiswa UNIMMA yang mendukung kegiatan ini dengan berbagai bantuan.

“Terima kasih mas dan mbak sudah membantu kegiatan Posyandu kami, termasuk memberikan PMT untuk anak-anak. Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat untuk tumbuh kembang mereka,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana, Satria Wibawa, menyampaikan rasa bangga karena kegiatan ini berjalan lancar meskipun cuaca sempat kurang bersahabat.

“Antusiasme peserta, terutama ibu-ibu, sangat luar biasa. Dukungan dari kader Posyandu seperti Bu Mutmainah, Bu Tami, dan Bu Daroyah juga sangat membantu,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Dusun Wonojoyo tentang pentingnya pencegahan stunting dan gizi buruk. Kolaborasi antara mahasiswa UNIMMA, tenaga kesehatan, dan Posyandu menjadi langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting.