Mengawali perkuliahan semester genap pasca libur Idulfitri, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Studium Generale bertajuk “Meet The Expert: Where Communication Meets Industry”, Rabu (01/04).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus 1 ini menjadi agenda wajib sebagai rekapitulasi seluruh mata kuliah di minggu pertama. Melalui forum ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA diajak untuk menyelaraskan pemahaman teori dengan kebutuhan rill industri komunikasi melalui sesi pre-test dan post-test guna mengukur kedalaman pemahaman materi yang disampaikan oleh para pakar.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan strategi prodi untuk memperpendek jarak antara dunia akademik dan profesional.
“Kami ingin mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA tidak hanya belajar dari buku teks, tetapi langsung menyerap pengalaman dari para praktisi yang bergelut di lapangan setiap harinya. Meet The Expert ini kami rancang agar mahasiswa memiliki gambaran utuh tentang karier masa depan mereka, baik di bidang PR, konten kreatif, maupun marketing komunikasi,” ujar Lintang Muliawanti. Beliau berharap momentum awal semester ini menjadi suntikan semangat bagi mahasiswa untuk lebih produktif.
Stadium Generale kali ini menghadirkan tiga pemateri kompeten yang memberikan perspektif berbeda dari industri komunikasi.
Hadir sebagai narasumber pertama, Herni Putrianti (PR RS Queen Yogyakarta), yang membedah peran krusial humas di sektor kesehatan. Disusul oleh Clara Desita (Content Creator), yang membagikan strategi membangun personal branding di media sosial. Sesi terakhir ditutup dengan apik oleh Iqbal Dzaky (Marketing Komunikasi Syafaat), yang memaparkan dinamika strategi pemasaran di era digital yang serba cepat.
Antusiasme tinggi tampak dari bangku peserta, salah satunya diungkapkan oleh Choirunisya Aulia Puteri, mahasiswa semester 6 Ilmu Komunikasi UNIMMA.
“Seru sih, karena ini kan awal banget kuliah di semester ini. Selain dapat insight yang baru dari pemateri yang keren-keren, ini jadi ajang temu kangen sama dosen dan juga teman-teman setelah hampir satu bulan jarang kumpul karena libur Lebaran,” ungkapnya. Menurutnya, konsep belajar yang santai namun berbobot seperti ini sangat membantu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA kembali ke ritme perkuliahan.
Kegiatan Meet The Expert ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang memicu daya kritis mahasiswa dalam menanggapi tren industri komunikasi terkini.
Program studi berharap, paparan dari para praktisi ini mampu memotivasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA untuk terus berinovasi dan meningkatkan skill di luar jam kuliah. Konsistensi dalam menyelenggarakan forum praktisi seperti ini menjadi komitmen prodi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja global yang dinamis.
Mengenang kembali kontribusi sosial bagi alam, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA pernah menginisiasi aksi reboisasi dan edukasi peduli lingkungan di Dusun Seloprojo, Kecamatan Grabag.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan lereng pegunungan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap isu keberlanjutan alam. Aksi tanam pohon ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi komunikasi lingkungan untuk mengajak masyarakat sekitar lebih mencintai dan menjaga ekosistem sumber mata air setempat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya membawa bibit pohon, tetapi juga membangun dialog interaktif dengan warga mengenai pentingnya menjaga hutan demi masa depan.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA mempraktikkan kemampuan komunikasi kelompok untuk menyebarkan semangat konservasi. Langkah ini diambil karena menyadari bahwa komunikasi yang efektif adalah kunci dalam menggerakkan perubahan perilaku masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup di wilayah Magelang.
Melalui flashback aksi di Seloprojo ini, terlihat bagaimana mahasiswa mampu memadukan antara teori komunikasi dengan implementasi lapangan yang bermanfaat luas.
Dampak dari penanaman pohon tersebut kini diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat setempat, baik dari sisi kesejukan udara maupun stabilitas tanah. Pengalaman ini pun menjadi pelajaran berharga bagi setiap mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA mengenai pentingnya peran komunikator sebagai jembatan antara isu lingkungan dan aksi kolektif masyarakat.
Aksi hijau di Dusun Seloprojo ini mempertegas identitas mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA sebagai agen perubahan yang tidak hanya mahir di depan layar, tapi juga tangguh di lapangan.
Prodi terus mendukung kegiatan-kegiatan mahasiswa yang berorientasi pada pengabdian masyarakat dan lingkungan hidup. Diharapkan, semangat reboisasi ini tetap terjaga dan menjadi inspirasi bagi angkatan mahasiswa berikutnya untuk terus melahirkan inovasi program yang berdampak positif bagi bumi dan sesama.
Keberhasilan mahasiswa dalam mengorganisir kegiatan reboisasi ini membuktikan bahwa kompetensi komunikasi sangat luas cakupannya, termasuk dalam advokasi lingkungan.
Melalui kenangan aksi di Seloprojo, prodi optimis bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA akan terus menjadi pelopor dalam gerakan-gerakan sosial yang inklusif. Konsistensi dalam menjaga alam adalah bentuk komunikasi paling nyata terhadap masa depan, dan mahasiswa kita telah menunjukkan langkah awal yang luar biasa melalui penanaman pohon tersebut.
Baca detail aksi selengkapnya pada tautan berikut: ILKOM Unimma Lakukan Reboisasi dan Peduli Lingkungan di Dusun Seloprojo
Memperkuat kesiapan karier di dunia jurnalistik, sejumlah mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA melaksanakan program magang intensif di harian Suara Merdeka.
Langkah ini diambil sebagai upaya prodi untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menghadapi ritme kerja industri media cetak maupun digital yang sangat dinamis. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA mendapatkan kesempatan emas untuk mengaplikasikan teori jurnalistik yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik peliputan rill di wilayah Kedu dan sekitarnya.
Selama proses magang, mahasiswa terlibat aktif dalam seluruh rangkaian produksi berita, mulai dari pencarian isu, wawancara narasumber, hingga proses penyuntingan naskah.
Interaksi langsung dengan para jurnalis senior Suara Merdeka memungkinkan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA untuk memahami standar etika jurnalisme yang ketat dan pentingnya akurasi informasi. Pengalaman ini melatih ketajaman intuisi mereka dalam membingkai sebuah peristiwa menjadi produk jurnalistik yang memiliki nilai berita tinggi dan edukatif bagi masyarakat.
Pihak Suara Merdeka menyambut baik inisiatif ini dan memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi kemampuan menulis mereka.
Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA, tantangan berada di lapangan merupakan cara tercepat untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kematangan berpikir kritis. Hal ini selaras dengan profil lulusan prodi yang diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi media yang menuntut kecepatan tanpa mengabaikan kualitas konten.
Flashback pengalaman magang di Suara Merdeka ini menjadi bukti nyata bahwa prodi serius dalam menjembatani mahasiswa dengan jejaring media profesional berskala nasional.
Diharapkan, pengalaman literasi media ini dapat menjadi bekal portofolio yang kuat bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA saat memasuki dunia kerja yang kompetitif. Prodi terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan kerja sama dengan berbagai grup media besar guna memastikan setiap mahasiswa memiliki pengalaman industri yang relevan sebelum menyelesaikan studi.
Keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas jurnalistik di Suara Merdeka menunjukkan bahwa kurikulum yang diterapkan di prodi berjalan selaras dengan kebutuhan industri.
Melalui program magang ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA tidak hanya pulang membawa sertifikat, tetapi juga membawa mentalitas profesional dan pemahaman mendalam tentang ekosistem media di Indonesia. Sinergi ini akan terus ditingkatkan agar lulusan Ilmu Komunikasi UNIMMA tetap menjadi pilihan utama bagi industri kreatif dan media masa depan.
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhamadiyah Magelang (UNIMMA), Alan Kusuma, M.A., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) lintas fakultas yang menyasar generasi Z.
Kegiatan bertajuk “Hak Kekayaan Intelektual dalam Era Kecerdasan Buatan: Peningkatan Kesadaran HAKI bagi Generasi Z” ini dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di SMK Muhammadiyah Salaman. Agenda ini diketuai oleh dosen Fakultas Hukum UNIMMA, Hary Abdul Hakim, S.H., LL.M., sebagai upaya membekali pelajar dengan kemampuan teknologi sekaligus pemahaman hukum yang kuat.
Dalam sesi pelatihan, Alan Kusuma memberikan materi intensif mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk pengembangan konten kreatif yang efektif dan efisien.
Beliau menekankan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dan para pelajar saat ini harus mampu menjinakkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas tanpa kehilangan orisinalitas. Penggunaan tools AI dalam pembuatan teks, gambar, hingga video kini menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki agar mampu bersaing di industri kreatif masa depan.
Namun, Alan juga mengingatkan bahwa kreativitas digital tidak boleh melanggar batasan hukum, terutama terkait hak cipta yang sering menjadi area abu-abu dalam penggunaan AI.
“Teknologi AI adalah asisten yang luar biasa, tetapi kita harus tetap memperhatikan etika dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Jangan sampai konten yang kita hasilkan justru merugikan pihak lain secara hukum,” ujar Alan Kusuma di hadapan puluhan siswa SMK Muhammadiyah Salaman.
Sinergi antara perspektif komunikasi digital dari Alan Kusuma dan perspektif hukum dari Hary Abdul Hakim memberikan wawasan yang komprehensif bagi para peserta.
Siswa diajak mempraktikkan langsung cara membedah orisinalitas konten hasil AI serta bagaimana cara mendaftarkan karya mereka agar mendapatkan perlindungan HAKI. Hal ini penting agar generasi Z tidak hanya menjadi penikmat teknologi, tetapi juga pencipta karya yang berdaulat dan terlindungi secara hukum.
Kehadiran dosen prodi dalam kegiatan PkM ini membuktikan komitmen prodi untuk terus berbagi ilmu praktis yang relevan dengan perkembangan zaman kepada masyarakat luas.
Diharapkan, melalui pelatihan ini, siswa SMK Muhammadiyah Salaman dapat lebih bijak dalam memanfaatkan AI untuk pengembangan bakat mereka. Ilmu Komunikasi UNIMMA akan terus mendorong dosen-dosennya untuk berkolaborasi lintas disiplin guna memberikan dampak sosial yang lebih luas dan mencetak generasi muda yang melek teknologi serta taat hukum.
Pelatihan ini menjadi bukti bahwa penguasaan AI yang dibarengi kesadaran HAKI adalah kunci bagi generasi Z untuk sukses di industri kreatif.
Dengan bekal ilmu dari dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA, para siswa diharapkan mampu menciptakan gebrakan konten yang inovatif, legal, dan memiliki nilai jual tinggi. Kolaborasi semacam ini akan terus dikembangkan untuk memastikan literasi digital pelajar di wilayah Magelang tetap berada di barisan terdepan.
Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) untuk menebar manfaat bagi sesama melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat.
Melalui Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMANIKA), para mahasiswa secara resmi membuka program Open Donasi Takjil On The Road. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi komunikasi sosial yang hangat antara mahasiswa dan masyarakat luas di wilayah Magelang dan sekitarnya.
Program Takjil On The Road ini bertujuan untuk membagikan paket berbuka puasa kepada masyarakat yang masih beraktivitas di jalanan menjelang waktu magrib tiba.
Dinda, selaku narahubung kegiatan, menjelaskan bahwa aksi ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan upaya menyebarkan semangat positif di bulan penuh berkah. “Kami ingin mengajak teman-teman semua untuk turut serta menyisihkan sedikit rezeki demi menghadirkan senyum bagi saudara-saudara kita di luar sana,” ungkapnya.
Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA mendukung penuh inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan yang bersifat inklusif ini.
Diharapkan, melalui keterlibatan aktif dalam program donasi ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dapat mengasah kepekaan sosial serta mempererat solidaritas antar sesama civitas akademika. Partisipasi dari donatur akan sangat berarti untuk mendukung keberlangsungan distribusi takjil yang direncanakan akan menyasar titik-titik keramaian di Kota Magelang.
Bagi masyarakat atau mahasiswa yang ingin menyalurkan donasi terbaiknya, pembayaran dapat dilakukan secara praktis melalui sistem scan QR yang telah tertera pada pamflet resmi.
Setelah melakukan transaksi, donatur diharapkan melakukan konfirmasi melalui WhatsApp di nomor 085794515027 (Dinda). Informasi terkini mengenai progres pengumpulan dana dan jadwal pelaksanaan kegiatan juga dapat dipantau langsung melalui akun Instagram resmi @himanika.unimma.
Mari jadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna dengan berbagi kebahagiaan bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA melalui donasi Takjil On The Road.
Kecil atau besarnya kontribusi yang diberikan akan menjadi harapan baru dan energi positif bagi mereka yang sedang berjuang di jalanan. Dengan sinergi kebaikan ini, HIMANIKA optimis program Takjil On The Road dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan dampak yang luas bagi kemaslahatan masyarakat Magelang.
Kabar membanggakan kembali menyelimuti lingkungan akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magalenag (UNIMMA). Alan Kusuma M.I.Kom., secara resmi meraih kenaikan jabatan fungsional akademik menjadi Asisten Ahli.
Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata beliau dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Jabatan akademik ini sekaligus menjadi bukti bahwa Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA terus berupaya meningkatkan standar kualitas pengajar guna memberikan pengalaman belajar terbaik bagi para mahasiswa.
Alan Kusuma dikenal sebagai dosen yang aktif mendampingi mahasiswa dalam berbagai kegiatan lapangan, termasuk saat menjabat sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Kenaikan jabatan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan amanah baru untuk terus mengembangkan keilmuan komunikasi yang adaptif terhadap perubahan zaman. Beliau berkomitmen untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif serta riset-riset yang relevan dengan kebutuhan industri media dan komunikasi saat ini.
Kehadiran Asisten Ahli baru dalam jajaran pengajar Ilmu Komunikasi UNIMMA diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi produktivitas akademik di lingkungan program studi.
Apresiasi tinggi datang dari rekan sejawat dan seluruh civitas akademika atas kerja keras yang telah ditempuh oleh Alan Kusuma. Semangat ini diharapkan dapat menular kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA agar terus berprestasi dan mengejar target akademik mereka dengan penuh semangat.
Capaian jabatan akademik ini menjadi langkah awal bagi Alan Kusuma untuk terus menapaki jenjang karier yang lebih tinggi, seperti Lektor hingga Guru Besar di masa depan.
Keluarga besar Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan jabatan akademik Alan Kusuma. Semoga pencapaian ini membawa keberkahan bagi kemajuan institusi serta memberikan inspirasi bagi seluruh mahasiswa dalam meraih cita-cita di dunia komunikasi.