Bukan Sekadar Euforia, Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8 Ajak Mahasiswa Hijaukan Bantaran Sungai Omah Mbudur

Bukan Sekadar Euforia, Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8 Ajak Mahasiswa Hijaukan Bantaran Sungai Omah Mbudur

Perayaan Milad Progam Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang ke-8 tampil berbeda dengan menghadirkan aksi nyata kepedulian alam melalui kegiatan menanam pohon di bantaran sungai kawasan Omah Mbudur, Sabtu (7/2).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan euforia semata, Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8 kali ini mengusung misi pelestarian lingkungan sebagai bentuk respons terhadap kondisi alam saat ini.

Kegiatan menanam pohon ini dipusatkan di pinggiran sungai daerah Omah Mbudur, melibatkan dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA yang terjun langsung menghijaukan kembali area resapan air tersebut.

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi atas maraknya bencana alam yang belakangan melanda berbagai wilayah di Indonesia.

“Kita melihat alam mulai marah terhadap ulah manusia, seperti yang dialami saudara kita di Pulau Sumatra. Maka, Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8 ini menjadi momentum kami untuk membalas budi pada alam,” tegas Lintang.

Melalui sambutannya, Lintang menekankan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA harus memiliki kepekaan sosial dan lingkungan, sehingga perayaan hari jadi tidak hanya diisi dengan kesenangan, tetapi juga kemanfaatan.

Kegiatan tanam pohon ini berkolaborasi dengan Kelompok Siswa Siswi SMK N 2 Magelang Pencintan Alam (COSSPALA SKANIDA) yang membantu dalam proses penanaman. Sadina Ayu Nafisah selaku anggota dari organisasi tersbut mengucapkan terimakasih kepada pihak peyelenggara karena acara milad yang biasanya hanya untuk senang sengang saja namun tidak untuk prodi ilmu komunikasi UNIMMA mereka justru menunjukan kepeduliannya melalui aksi tanam pohon

“Kami berterima kasih kepada penyelenggara. Biasanya acara Milad hanya untuk bersenang-senang, namun Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA berbeda; mereka justru menunjukkan kepedulian nyata melalui aksi tanam pohon ini.” Jelas nya.

Kegiatan ini diharapkan mampu mencegah terjadinya erosi di sepanjang pinggiran sungai Omah Mbudur sekaligus menjadi simbol pertumbuhan prodi yang kian kokoh dan memberikan dampak positif bagi ekosistem sekitar.

Para mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA tampak antusias mengikuti instruksi penanaman bibit pohon, menciptakan suasana perayaan yang lebih bermakna dan berkesan bagi seluruh civitas akademika yang hadir.

Dengan adanya aksi menanam pohon ini, Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8 berhasil membuktikan bahwa insan komunikasi juga mampu menjadi pelopor gerakan pelestarian lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim global.

Aksi lingkungan di Omah Mbudur ini pun ditutup dengan harapan agar pohon yang ditanam oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dapat tumbuh besar, seiring dengan kemajuan prodi yang terus memberikan kontribusi nyata.

Sewindu Berkarya: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA Semester 1 Unjuk Gigi Lewat Film Pendek di Milad ke-8

Sewindu Berkarya: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA Semester 1 Unjuk Gigi Lewat Film Pendek di Milad ke-8

Panggung Milad Progam Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang ke-8 di Omah Mbudur mendadak haru dan bangga saat mahasiswa semester 1 menayangkan short movie perdana mereka sebagai luaran mata kuliah Creative Thinking.

Meski masih menyandang status mahasiswa baru, para mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA angkatan 2025 ini berhasil membuktikan bahwa kreativitas tidak dibatasi oleh usia akademik melalui karya audio visual yang memukau.

Dosen pengampu, Dwi Susanti, S.I.Kom., M.A., tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya atas dedikasi mahasiswa yang berhasil mengeksekusi proyek film ini dengan sangat maksimal meski di tengah keterbatasan pengalaman.

Beliau menyoroti bagaimana para mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA ini belajar secara otodidak dan militan dalam menyusun skrip, memburu talent, hingga menguasai teknis kamera yang rumit dalam waktu singkat.

“Mereka benar-benar belajar dari nol. Saya sangat mengapresiasi keberanian mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA angkatan 2025 yang telah memberikan hasil di luar ekspektasi saya untuk sebuah karya pertama,” ujar Dwi Susanti.

Salah satu sineas muda yang terlibat, Muhammad Lucky Arozaq, mengakui bahwa terjun langsung ke lapangan memberikan perspektif baru yang tidak ia dapatkan hanya dengan duduk diam mendengarkan teori di kelas.

Bagi Lucky, memproduksi film adalah ajang belajar kepemimpinan dan manajemen konflik, di mana ia harus bergelut dengan dinamika tim dan menyelesaikan berbagai krisis tak terduga selama proses syuting.

“Ada rasa bangga yang luar biasa saat film kami diputar di acara Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8. Kami tidak hanya belajar bikin film, tapi belajar cara menjaga ego dan bekerjasama dalam tim,” ungkap Lucky.

Penayangan ini menjadi bukti bahwa kurikulum yang diterapkan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA sangat adaptif, mampu menelurkan karya nyata yang layak tonton bahkan sejak semester awal perkuliahan.

Keberhasilan penayangan film ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA untuk terus melahirkan karya kreatif yang lebih besar dan kompetitif di industri kreatif masa depan.

Sewindu Penuh Warna: Dari Dosen Ter-Kece Hingga Mahasiswa Ter-Kocak, Milad Ilkom UNIMMA ke-8 Berikan Apresiasi Ikonik

Sewindu Penuh Warna: Dari Dosen Ter-Kece Hingga Mahasiswa Ter-Kocak, Milad Ilkom UNIMMA ke-8 Berikan Apresiasi Ikonik

Milad Progamn Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) ke-8 di Omah Mbudur tak hanya soal seremoni, tapi juga menjadi ajang “pembuktian” sosok-sosok paling berpengaruh melalui nominasi paling ikonik, Sabtu (7/2).

Berangkat dari suara murni mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA melalui polling terbuka, deretan nama dosen dan mahasiswa terpilih resmi diumumkan untuk merayakan keberagaman karakter di lingkungan prodi.

Hasilnya, Lintang Muliawanti dinobatkan sebagai Dosen Terfavorit, Alan Kusuma sebagai Dosen Ter-On Time, dan Dwi Susanti yang sukses mencuri perhatian sebagai Dosen Ter-Kece pilihan mahasiswa.

Kemeriahan berlanjut di kategori mahasiswa, Aditya menyabet gelar Ter-Ekstrovert, Nadin sebagai Mahasiswa Berprestasi, dan Romy Haikal yang sukses mengocok perut audiens sebagai Mahasiswa Ter-Kocak.

Dwi Susanti, peraih predikat Dosen Ter-Kece, memandang ajang ini sebagai bentuk apresiasi yang jujur dan mempererat hubungan emosional antara dosen dan mahasiswa di luar jam kuliah.

“Ini cara yang sangat asyik untuk saling mengapresiasi. Ternyata mahasiswa cukup jeli memperhatikan hal-hal detail dari kami, dan itu sangat mengharukan sekaligus menyenangkan,” tutur Dwi Susanti.

Senada dengan hal itu, Romy Haikal merasa bangga karena perayaan Milad Ilkom UNIMMA ke-8 ini memberikan panggung bagi setiap mahasiswa untuk diapresiasi berdasarkan keunikan masing-masing.

“Gak nyangka bisa terpilih jadi yang paling kocak. Tapi ini bukti kalau di Ilmu Komunikasi UNIMMA, kita semua dihargai apa adanya, gak melulu soal nilai tapi juga soal karakter,” ujar Romy.

Penghargaan ini menjadi simbol kuatnya kekeluargaan di lingkungan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA, di mana setiap individu memiliki peran penting dalam membangun suasana kampus yang dinamis.

Perayaan sewindu di Omah Mbudur ini pun ditutup dengan optimisme bahwa harmoni antara dosen dan mahasiswa akan terus menjadi energi utama bagi kemajuan prodi di masa mendatang.

Menuju Akreditasi Unggul, Wakil Rektor IV UNIMMA Puji Gebrakan Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8

Menuju Akreditasi Unggul, Wakil Rektor IV UNIMMA Puji Gebrakan Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8

Puncak perayaan Milad Ilkom Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang ke-8 di Omah Mbudur pada Sabtu (7/2) semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Rektor IV UNIMMA, Ns. Sigit Priyanto, M.Kep.

Dalam kehadirannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Program Studi Ilmu Komunikasi atas keberhasilan mengemas acara yang memadukan selebrasi internal dengan kompetisi kreatif bagi talenta muda.

Beliau menilai, inisiasi lomba Fotografi dan Video Vlog bagi pelajar SLTA se-Magelang ini merupakan langkah cerdas mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam memperkenalkan dunia akademik yang aplikatif kepada publik.

Sigit Priyanto secara khusus mengajak para peserta lomba untuk tidak ragu melanjutkan jenjang pendidikan tinggi mereka di Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA setelah lulus nanti.

Hal ini didasari oleh prospek dunia komunikasi yang sangat luas, di mana mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dididik langsung oleh para dosen ahli (expert) yang memiliki kepakaran mendalam di bidangnya.

“Kami melihat masa depan yang cerah di prodi ini. Dengan bimbingan dosen-dosen yang pakar, teman-teman SLTA akan mendapatkan bekal kompetensi yang sangat kompetitif di industri,” ujar Sigit Priyanto.

Selain memberikan suntikan motivasi bagi peserta, momen pembukaan Milad Ilkom UNIMMA yang ke-8 ini juga menjadi panggung doa dan harapan besar bagi kemajuan institusi ke depannya.

Wakil Rektor IV menegaskan dukungannya agar dalam waktu dekat, prodi ini segera meraih predikat akreditasi UNGGUL sebagai bukti nyata kualitas pendidikan yang ditawarkan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA.

Beliau berharap seiring bertambahnya usia, program studi ini semakin konsisten dalam memberikan kontribusi nyata serta menebar manfaat bagi masyarakat luas dan lingkungan sekitarnya.

Kemeriahan di Omah Mbudur tersebut diakhiri dengan pesan optimisme bahwa kolaborasi antara kreativitas mahasiswa dan dukungan pimpinan universitas akan membawa prodi ini ke level yang lebih tinggi.

Harmoni Alam di Sewindu Ilkom: Milad ke-8 Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA Usung Tema Back to Nature

Harmoni Alam di Sewindu Ilkom: Milad ke-8 Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA Usung Tema Back to Nature

Sukses menggelar puncak perayaan Milad ke-8 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMAi) yang spektakuler dengan mengusung tema besar “Back to Nature: Nature to Recovery” di Omah Mbudur, Sabtu (7/2).

Melalui tema ini, segenap civitas akademika diajak untuk memperbaiki hubungan harmonis antara manusia dan alam melalui berbagai aksi nyata pelestarian lingkungan. Perayaan tahun ini terasa sangat mendalam dengan penggunaan tagline “Roots & Routes”, yang melambangkan akar identitas yang kuat serta rute masa depan prodi yang semakin luas. Acara ini dihadiri oleh jajaran dosen prodi serta pimpinan dari Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH).

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., dalam sambutannya menekankan bahwa Milad kali ini bukan sekadar perayaan euforia, melainkan sebuah refleksi terhadap kondisi bumi.

“Kami ingin mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA tidak hanya unggul dalam berkreasi, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap isu lingkungan yang saat ini sedang kritis. Aksi tanam pohon ini adalah pesan bahwa komunikasi yang paling baik adalah komunikasi yang memberikan manfaat bagi alam semesta,” ujar Lintang Muliawanti. Beliau berharap semangat ini terus tertanam dalam jiwa setiap angkatan mahasiswa ke depannya.

Wakil Rektor IV UNIMMA, Ns. Sigit Priyanto, M.Kep, yang membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsep kegiatan yang relevan dengan tantangan zaman.

Beliau menyatakan bahwa integrasi antara kompetisi kreatif pelajar dengan aksi lingkungan merupakan terobosan yang sangat cerdas bagi perkembangan sebuah program studi. “Saya sangat bangga melihat bagaimana mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA mengemas acara ini dengan begitu rapi, mulai dari aspek tradisi hingga kepedulian ekologi. Semoga prodi ini segera melesat mencapai akreditasi Unggul dan terus melahirkan insan komunikasi yang kompeten serta religius,” tegas Sigit Priyanto sebelum membuka acara.

Kemeriahan puncak acara diawali dengan pembukaan simbolis melalui penampilan Tari Cipat Cipit yang dibawakan dengan anggun oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA sendiri.

Suasana semakin hangat saat seluruh hadirin, termasuk peserta lomba dari tingkat SLTA, terjun langsung dalam aksi tanam pohon yang berkolaborasi dengan kelompok pecinta alam SMKN 2 Magelang (Cospala Skanida). Kegiatan ini menjadi jembatan silaturahmi yang kuat antara dunia kampus dan komunitas sekolah menengah se-Magelang. Aksi hijau di bantaran sungai ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA berani mengambil peran dalam mitigasi bencana melalui penghijauan.

Ketua Panitia Milad ke-8, Zikhru Aulia, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini dirancang sangat padat untuk mewadahi semua aspek, mulai dari kreativitas hingga apresiasi internal.

“Kami mengadakan lomba fotografi dan video vlog untuk pelajar SMA/SMK/MA se-Magelang sebagai rute pengenalan potensi prodi kepada calon mahasiswa masa depan. Selain itu, ada screening film karya mahasiswa semester 1 yang menunjukkan kualitas produksi audio visual sejak dini. Semuanya kami rangkum dalam konsep Roots & Routes agar kita tidak lupa sejarah namun tetap fokus pada kemajuan,” ungkap Zikhru Aulia saat ditemui di sela acara.

Nadif Zifan, salah satu peserta lomba dari SMAN 1 Mertoyudan, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman berbeda yang ia dapatkan selama mengikuti rangkaian acara ini di Omah Mbudur.

Menurutnya, bergabung dalam kegiatan tanam pohon bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA memberikannya sudut pandang baru bahwa lomba tidak selalu soal menang dan kalah. “Lombanya seru banget karena lokasinya estetik, dan yang paling berkesan adalah saat kami ikut menanam pohon bersama para kakak mahasiswa. Ini membuat kami merasa lebih dekat dengan alam sekaligus mengenal asyiknya belajar ilmu komunikasi secara langsung di lapangan,” kata Nadif dengan antusias.

Acara dilanjutkan dengan sesi screening film pendek karya mahasiswa dan pembacaan nominasi penghargaan bagi dosen serta mahasiswa paling ikonik tahun ini.

Gelak tawa dan riuh tepuk tangan pecah saat kategori dosen terfavorit hingga mahasiswa terkocak diumumkan berdasarkan polling murni dari seluruh mahasiswa prodi. Puncak acara kemudian ditutup dengan penampilan hiburan yang sangat meriah dari Om Seven, yang sukses membuat seluruh hadirin berdendang bersama di bawah langit Omah Mbudur. Kemeriahan ini sekaligus menjadi penanda suksesnya sewindu perjalanan prodi dalam menginspirasi dan berkontribusi bagi masyarakat.

Melalui suksesnya Milad ke-8 ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA membuktikan bahwa sebuah perayaan besar dapat berjalan beriringan dengan misi pelestarian alam yang berkelanjutan.

Harapannya, pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh menjadi saksi sejarah bagi kemajuan program studi yang terus berkomitmen memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Sinergi antara kreativitas, tradisi, dan aksi lingkungan menjadi fondasi utama bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam menyongsong masa depan yang lebih hijau. Perayaan ini akan selalu dikenang sebagai momentum di mana setiap insan komunikasi kembali ke akar dan menatap rute masa depan yang gemilang.