Memperkuat kesiapan karier di dunia jurnalistik, sejumlah mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA melaksanakan program magang intensif di harian Suara Merdeka.
Langkah ini diambil sebagai upaya prodi untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menghadapi ritme kerja industri media cetak maupun digital yang sangat dinamis. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA mendapatkan kesempatan emas untuk mengaplikasikan teori jurnalistik yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik peliputan rill di wilayah Kedu dan sekitarnya.
Selama proses magang, mahasiswa terlibat aktif dalam seluruh rangkaian produksi berita, mulai dari pencarian isu, wawancara narasumber, hingga proses penyuntingan naskah.
Interaksi langsung dengan para jurnalis senior Suara Merdeka memungkinkan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA untuk memahami standar etika jurnalisme yang ketat dan pentingnya akurasi informasi. Pengalaman ini melatih ketajaman intuisi mereka dalam membingkai sebuah peristiwa menjadi produk jurnalistik yang memiliki nilai berita tinggi dan edukatif bagi masyarakat.
Pihak Suara Merdeka menyambut baik inisiatif ini dan memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi kemampuan menulis mereka.
Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA, tantangan berada di lapangan merupakan cara tercepat untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kematangan berpikir kritis. Hal ini selaras dengan profil lulusan prodi yang diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi media yang menuntut kecepatan tanpa mengabaikan kualitas konten.
Flashback pengalaman magang di Suara Merdeka ini menjadi bukti nyata bahwa prodi serius dalam menjembatani mahasiswa dengan jejaring media profesional berskala nasional.
Diharapkan, pengalaman literasi media ini dapat menjadi bekal portofolio yang kuat bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA saat memasuki dunia kerja yang kompetitif. Prodi terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan kerja sama dengan berbagai grup media besar guna memastikan setiap mahasiswa memiliki pengalaman industri yang relevan sebelum menyelesaikan studi.
Keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas jurnalistik di Suara Merdeka menunjukkan bahwa kurikulum yang diterapkan di prodi berjalan selaras dengan kebutuhan industri.
Melalui program magang ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA tidak hanya pulang membawa sertifikat, tetapi juga membawa mentalitas profesional dan pemahaman mendalam tentang ekosistem media di Indonesia. Sinergi ini akan terus ditingkatkan agar lulusan Ilmu Komunikasi UNIMMA tetap menjadi pilihan utama bagi industri kreatif dan media masa depan.
Di tengah arus perubahan yang sangat cepat, organisasi mahasiswa (Ormawa) dituntut untuk terus beradaptasi atau tertinggal. Dosen sekaligus Kaprodi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., memberikan sorotan tajam mengenai hal ini melalui tulisan terbarunya.
Dalam artikel bertajuk “Inovasi atau Ketinggalan: Mengapa Optimalisasi Teknologi Informasi Sangat Krusial Bagi Organisasi Mahasiswa”, beliau memaparkan bahwa teknologi informasi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan jantung penggerak efektivitas organisasi. Pemikiran yang dibagikan melalui kanal Kompasiana ini menjadi panduan strategis bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA agar lebih lincah dalam mengelola organisasi di masa kini.
Lintang Muliawanti menjelaskan bahwa optimalisasi teknologi informasi mampu menyederhanakan birokrasi yang rumit dalam organisasi mahasiswa.
Dari sisi komunikasi internal hingga publikasi program kerja, penggunaan alat digital yang tepat akan menciptakan efisiensi waktu dan sumber daya. Beliau berpendapat bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA harus menjadi garda terdepan dalam mempraktikkan manajemen informasi yang modern, transparan, dan sistematis di dalam lingkup Ormawa.
“Organisasi mahasiswa saat ini tidak bisa lagi dikelola dengan cara-cara konvensional jika ingin berdampak luas. Optimalisasi teknologi informasi adalah jawaban untuk menjaga keberlanjutan inovasi dan daya saing organisasi di mata publik,” tulis Lintang Muliawanti dalam ulasannya.
Menurut beliau, keengganan untuk berinovasi secara digital hanya akan membuat organisasi kehilangan relevansi di hadapan anggota dan audiens eksternal. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA untuk menerapkan teori komunikasi organisasi ke dalam praktik digital yang nyata.
Melalui ulasan edukatif tersebut, para pengurus organisasi di lingkungan prodi diharapkan mulai melakukan audit terhadap sistem informasi yang digunakan.
Apakah pola komunikasi yang dijalankan sudah memanfaatkan data dan teknologi secara optimal? Pertanyaan kritis ini diajukan untuk memicu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA agar lebih kreatif dalam menciptakan solusi digital bagi masalah-masalah organisasi, mulai dari pengarsipan data hingga strategi engagement di media sosial.
Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA terus berkomitmen mendorong mahasiswanya untuk menjadi komunikator yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan literasi teknologi informasi yang kuat, lulusan prodi diharapkan mampu memimpin berbagai perubahan positif, baik di level organisasi kampus maupun industri profesional nantinya. Inovasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi setiap mahasiswa yang ingin mencetak prestasi dan membawa manfaat lebih besar melalui wadah organisasi.
Ulasan lengkap mengenai pentingnya teknologi informasi bagi organisasi mahasiswa dapat diakses melalui tautan berikut: Inovasi atau Ketinggalan: Optimalisasi Teknologi Informasi bagi Organisasi Mahasiswa.
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhamadiyah Magelang (UNIMMA), Alan Kusuma, M.A., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) lintas fakultas yang menyasar generasi Z.
Kegiatan bertajuk “Hak Kekayaan Intelektual dalam Era Kecerdasan Buatan: Peningkatan Kesadaran HAKI bagi Generasi Z” ini dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di SMK Muhammadiyah Salaman. Agenda ini diketuai oleh dosen Fakultas Hukum UNIMMA, Hary Abdul Hakim, S.H., LL.M., sebagai upaya membekali pelajar dengan kemampuan teknologi sekaligus pemahaman hukum yang kuat.
Dalam sesi pelatihan, Alan Kusuma memberikan materi intensif mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk pengembangan konten kreatif yang efektif dan efisien.
Beliau menekankan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dan para pelajar saat ini harus mampu menjinakkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas tanpa kehilangan orisinalitas. Penggunaan tools AI dalam pembuatan teks, gambar, hingga video kini menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki agar mampu bersaing di industri kreatif masa depan.
Namun, Alan juga mengingatkan bahwa kreativitas digital tidak boleh melanggar batasan hukum, terutama terkait hak cipta yang sering menjadi area abu-abu dalam penggunaan AI.
“Teknologi AI adalah asisten yang luar biasa, tetapi kita harus tetap memperhatikan etika dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Jangan sampai konten yang kita hasilkan justru merugikan pihak lain secara hukum,” ujar Alan Kusuma di hadapan puluhan siswa SMK Muhammadiyah Salaman.
Sinergi antara perspektif komunikasi digital dari Alan Kusuma dan perspektif hukum dari Hary Abdul Hakim memberikan wawasan yang komprehensif bagi para peserta.
Siswa diajak mempraktikkan langsung cara membedah orisinalitas konten hasil AI serta bagaimana cara mendaftarkan karya mereka agar mendapatkan perlindungan HAKI. Hal ini penting agar generasi Z tidak hanya menjadi penikmat teknologi, tetapi juga pencipta karya yang berdaulat dan terlindungi secara hukum.
Kehadiran dosen prodi dalam kegiatan PkM ini membuktikan komitmen prodi untuk terus berbagi ilmu praktis yang relevan dengan perkembangan zaman kepada masyarakat luas.
Diharapkan, melalui pelatihan ini, siswa SMK Muhammadiyah Salaman dapat lebih bijak dalam memanfaatkan AI untuk pengembangan bakat mereka. Ilmu Komunikasi UNIMMA akan terus mendorong dosen-dosennya untuk berkolaborasi lintas disiplin guna memberikan dampak sosial yang lebih luas dan mencetak generasi muda yang melek teknologi serta taat hukum.
Pelatihan ini menjadi bukti bahwa penguasaan AI yang dibarengi kesadaran HAKI adalah kunci bagi generasi Z untuk sukses di industri kreatif.
Dengan bekal ilmu dari dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA, para siswa diharapkan mampu menciptakan gebrakan konten yang inovatif, legal, dan memiliki nilai jual tinggi. Kolaborasi semacam ini akan terus dikembangkan untuk memastikan literasi digital pelajar di wilayah Magelang tetap berada di barisan terdepan.
Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) untuk menebar manfaat bagi sesama melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat.
Melalui Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMANIKA), para mahasiswa secara resmi membuka program Open Donasi Takjil On The Road. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi komunikasi sosial yang hangat antara mahasiswa dan masyarakat luas di wilayah Magelang dan sekitarnya.
Program Takjil On The Road ini bertujuan untuk membagikan paket berbuka puasa kepada masyarakat yang masih beraktivitas di jalanan menjelang waktu magrib tiba.
Dinda, selaku narahubung kegiatan, menjelaskan bahwa aksi ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan upaya menyebarkan semangat positif di bulan penuh berkah. “Kami ingin mengajak teman-teman semua untuk turut serta menyisihkan sedikit rezeki demi menghadirkan senyum bagi saudara-saudara kita di luar sana,” ungkapnya.
Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA mendukung penuh inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan yang bersifat inklusif ini.
Diharapkan, melalui keterlibatan aktif dalam program donasi ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dapat mengasah kepekaan sosial serta mempererat solidaritas antar sesama civitas akademika. Partisipasi dari donatur akan sangat berarti untuk mendukung keberlangsungan distribusi takjil yang direncanakan akan menyasar titik-titik keramaian di Kota Magelang.
Bagi masyarakat atau mahasiswa yang ingin menyalurkan donasi terbaiknya, pembayaran dapat dilakukan secara praktis melalui sistem scan QR yang telah tertera pada pamflet resmi.
Setelah melakukan transaksi, donatur diharapkan melakukan konfirmasi melalui WhatsApp di nomor 085794515027 (Dinda). Informasi terkini mengenai progres pengumpulan dana dan jadwal pelaksanaan kegiatan juga dapat dipantau langsung melalui akun Instagram resmi @himanika.unimma.
Mari jadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna dengan berbagi kebahagiaan bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA melalui donasi Takjil On The Road.
Kecil atau besarnya kontribusi yang diberikan akan menjadi harapan baru dan energi positif bagi mereka yang sedang berjuang di jalanan. Dengan sinergi kebaikan ini, HIMANIKA optimis program Takjil On The Road dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan dampak yang luas bagi kemaslahatan masyarakat Magelang.
Kabar membanggakan kembali menyelimuti lingkungan akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magalenag (UNIMMA). Alan Kusuma M.I.Kom., secara resmi meraih kenaikan jabatan fungsional akademik menjadi Asisten Ahli.
Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata beliau dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Jabatan akademik ini sekaligus menjadi bukti bahwa Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA terus berupaya meningkatkan standar kualitas pengajar guna memberikan pengalaman belajar terbaik bagi para mahasiswa.
Alan Kusuma dikenal sebagai dosen yang aktif mendampingi mahasiswa dalam berbagai kegiatan lapangan, termasuk saat menjabat sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Kenaikan jabatan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan amanah baru untuk terus mengembangkan keilmuan komunikasi yang adaptif terhadap perubahan zaman. Beliau berkomitmen untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif serta riset-riset yang relevan dengan kebutuhan industri media dan komunikasi saat ini.
Kehadiran Asisten Ahli baru dalam jajaran pengajar Ilmu Komunikasi UNIMMA diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi produktivitas akademik di lingkungan program studi.
Apresiasi tinggi datang dari rekan sejawat dan seluruh civitas akademika atas kerja keras yang telah ditempuh oleh Alan Kusuma. Semangat ini diharapkan dapat menular kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA agar terus berprestasi dan mengejar target akademik mereka dengan penuh semangat.
Capaian jabatan akademik ini menjadi langkah awal bagi Alan Kusuma untuk terus menapaki jenjang karier yang lebih tinggi, seperti Lektor hingga Guru Besar di masa depan.
Keluarga besar Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan jabatan akademik Alan Kusuma. Semoga pencapaian ini membawa keberkahan bagi kemajuan institusi serta memberikan inspirasi bagi seluruh mahasiswa dalam meraih cita-cita di dunia komunikasi.