Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhamadiyah Magelang (UNIMMA), Alan Kusuma, M.A., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) lintas fakultas yang menyasar generasi Z.
Kegiatan bertajuk “Hak Kekayaan Intelektual dalam Era Kecerdasan Buatan: Peningkatan Kesadaran HAKI bagi Generasi Z” ini dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di SMK Muhammadiyah Salaman. Agenda ini diketuai oleh dosen Fakultas Hukum UNIMMA, Hary Abdul Hakim, S.H., LL.M., sebagai upaya membekali pelajar dengan kemampuan teknologi sekaligus pemahaman hukum yang kuat.
Dalam sesi pelatihan, Alan Kusuma memberikan materi intensif mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk pengembangan konten kreatif yang efektif dan efisien.
Beliau menekankan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dan para pelajar saat ini harus mampu menjinakkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas tanpa kehilangan orisinalitas. Penggunaan tools AI dalam pembuatan teks, gambar, hingga video kini menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki agar mampu bersaing di industri kreatif masa depan.
Namun, Alan juga mengingatkan bahwa kreativitas digital tidak boleh melanggar batasan hukum, terutama terkait hak cipta yang sering menjadi area abu-abu dalam penggunaan AI.
“Teknologi AI adalah asisten yang luar biasa, tetapi kita harus tetap memperhatikan etika dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Jangan sampai konten yang kita hasilkan justru merugikan pihak lain secara hukum,” ujar Alan Kusuma di hadapan puluhan siswa SMK Muhammadiyah Salaman.
Sinergi antara perspektif komunikasi digital dari Alan Kusuma dan perspektif hukum dari Hary Abdul Hakim memberikan wawasan yang komprehensif bagi para peserta.
Siswa diajak mempraktikkan langsung cara membedah orisinalitas konten hasil AI serta bagaimana cara mendaftarkan karya mereka agar mendapatkan perlindungan HAKI. Hal ini penting agar generasi Z tidak hanya menjadi penikmat teknologi, tetapi juga pencipta karya yang berdaulat dan terlindungi secara hukum.
Kehadiran dosen prodi dalam kegiatan PkM ini membuktikan komitmen prodi untuk terus berbagi ilmu praktis yang relevan dengan perkembangan zaman kepada masyarakat luas.
Diharapkan, melalui pelatihan ini, siswa SMK Muhammadiyah Salaman dapat lebih bijak dalam memanfaatkan AI untuk pengembangan bakat mereka. Ilmu Komunikasi UNIMMA akan terus mendorong dosen-dosennya untuk berkolaborasi lintas disiplin guna memberikan dampak sosial yang lebih luas dan mencetak generasi muda yang melek teknologi serta taat hukum.
Pelatihan ini menjadi bukti bahwa penguasaan AI yang dibarengi kesadaran HAKI adalah kunci bagi generasi Z untuk sukses di industri kreatif.
Dengan bekal ilmu dari dosen Ilmu Komunikasi UNIMMA, para siswa diharapkan mampu menciptakan gebrakan konten yang inovatif, legal, dan memiliki nilai jual tinggi. Kolaborasi semacam ini akan terus dikembangkan untuk memastikan literasi digital pelajar di wilayah Magelang tetap berada di barisan terdepan.
Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) untuk menebar manfaat bagi sesama melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat.
Melalui Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMANIKA), para mahasiswa secara resmi membuka program Open Donasi Takjil On The Road. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi komunikasi sosial yang hangat antara mahasiswa dan masyarakat luas di wilayah Magelang dan sekitarnya.
Program Takjil On The Road ini bertujuan untuk membagikan paket berbuka puasa kepada masyarakat yang masih beraktivitas di jalanan menjelang waktu magrib tiba.
Dinda, selaku narahubung kegiatan, menjelaskan bahwa aksi ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan upaya menyebarkan semangat positif di bulan penuh berkah. “Kami ingin mengajak teman-teman semua untuk turut serta menyisihkan sedikit rezeki demi menghadirkan senyum bagi saudara-saudara kita di luar sana,” ungkapnya.
Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA mendukung penuh inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan yang bersifat inklusif ini.
Diharapkan, melalui keterlibatan aktif dalam program donasi ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dapat mengasah kepekaan sosial serta mempererat solidaritas antar sesama civitas akademika. Partisipasi dari donatur akan sangat berarti untuk mendukung keberlangsungan distribusi takjil yang direncanakan akan menyasar titik-titik keramaian di Kota Magelang.
Bagi masyarakat atau mahasiswa yang ingin menyalurkan donasi terbaiknya, pembayaran dapat dilakukan secara praktis melalui sistem scan QR yang telah tertera pada pamflet resmi.
Setelah melakukan transaksi, donatur diharapkan melakukan konfirmasi melalui WhatsApp di nomor 085794515027 (Dinda). Informasi terkini mengenai progres pengumpulan dana dan jadwal pelaksanaan kegiatan juga dapat dipantau langsung melalui akun Instagram resmi @himanika.unimma.
Mari jadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna dengan berbagi kebahagiaan bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA melalui donasi Takjil On The Road.
Kecil atau besarnya kontribusi yang diberikan akan menjadi harapan baru dan energi positif bagi mereka yang sedang berjuang di jalanan. Dengan sinergi kebaikan ini, HIMANIKA optimis program Takjil On The Road dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan dampak yang luas bagi kemaslahatan masyarakat Magelang.
Kabar membanggakan kembali menyelimuti lingkungan akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magalenag (UNIMMA). Alan Kusuma M.I.Kom., secara resmi meraih kenaikan jabatan fungsional akademik menjadi Asisten Ahli.
Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata beliau dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Jabatan akademik ini sekaligus menjadi bukti bahwa Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA terus berupaya meningkatkan standar kualitas pengajar guna memberikan pengalaman belajar terbaik bagi para mahasiswa.
Alan Kusuma dikenal sebagai dosen yang aktif mendampingi mahasiswa dalam berbagai kegiatan lapangan, termasuk saat menjabat sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Kenaikan jabatan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan amanah baru untuk terus mengembangkan keilmuan komunikasi yang adaptif terhadap perubahan zaman. Beliau berkomitmen untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif serta riset-riset yang relevan dengan kebutuhan industri media dan komunikasi saat ini.
Kehadiran Asisten Ahli baru dalam jajaran pengajar Ilmu Komunikasi UNIMMA diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi produktivitas akademik di lingkungan program studi.
Apresiasi tinggi datang dari rekan sejawat dan seluruh civitas akademika atas kerja keras yang telah ditempuh oleh Alan Kusuma. Semangat ini diharapkan dapat menular kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA agar terus berprestasi dan mengejar target akademik mereka dengan penuh semangat.
Capaian jabatan akademik ini menjadi langkah awal bagi Alan Kusuma untuk terus menapaki jenjang karier yang lebih tinggi, seperti Lektor hingga Guru Besar di masa depan.
Keluarga besar Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan jabatan akademik Alan Kusuma. Semoga pencapaian ini membawa keberkahan bagi kemajuan institusi serta memberikan inspirasi bagi seluruh mahasiswa dalam meraih cita-cita di dunia komunikasi.
Kabar membanggakan datang dari pucuk pimpinan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). Ketua Program Studi, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., secara resmi berhasil meraih kenaikan jabatan akademik dosen sebagai Lektor Kepala (Associate Professor).
Gelar prestisius ini diraih dalam bidang spesialisasi Ilmu Komunikasi Pariwisata, sebuah pencapaian yang kian memperkokoh keahlian akademik beliau di kancah nasional. Kenaikan jabatan ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan kontribusi berkelanjutan dalam pengembangan riset serta kualitas pengajaran di lingkungan pendidikan tinggi.
Menanggapi capaian luar biasa ini, Lintang Muliawanti mengungkapkan bahwa gelar Associate Professor bukanlah sekadar simbol kesuksesan pribadi, melainkan sebuah tanggung jawab besar.
“Kenaikan jabatan ke Lektor Kepala bagi saya adalah amanah dan tanggung jawab baru. Secara pribadi, capaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan menjaga kualitas kinerja akademik ke depannya,” ungkap Lintang dengan penuh rasa syukur.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya jabatan akademik ini bagi kemajuan institusi dan kebermanfaatan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA.
“Saya ingin bisa berkontribusi lebih untuk Prodi dan Universitas, terutama dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian. Khususnya di bidang ilmu Komunikasi Pariwisata, semoga hasil pemikiran saya bermanfaat dan berdampak bagi mahasiswa, rekan sejawat, dan masyarakat luas,” tambahnya.
Fokus kepakaran beliau pada Komunikasi Pariwisata diharapkan mampu membawa angin segar bagi kurikulum prodi yang adaptif terhadap potensi lokal Magelang.
Dengan kehadiran seorang Associate Professor di bidang pariwisata, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA kini memiliki akses bimbingan yang semakin mumpuni untuk mengeksplorasi strategi komunikasi destinasi. Hal ini juga memperkuat posisi prodi sebagai pusat studi komunikasi yang unggul dalam pengembangan sektor kreatif dan pariwisata berkelanjutan.
Segenap civitas akademika turut memberikan apresiasi atas keberhasilan ini, menjadikannya sebagai pemantik semangat bagi dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA lainnya untuk terus berprestasi.
Kenaikan jabatan akademik ini diharapkan mampu meningkatkan akreditasi prodi serta memperluas jejaring kerja sama riset di tingkat internasional. Dengan dedikasi tinggi, Lintang Muliawanti berkomitmen untuk terus mencetak lulusan komunikasi yang kompetitif dan siap berkontribusi bagi kemajuan industri pariwisata di Indonesia.
Capaian Lektor Kepala ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perjalanan karier akademik Lintang Muliawanti sekaligus bukti nyata kualitas SDM di lingkungan prodi.
Selamat atas gelar barunya, Associate Professor Lintang Muliawanti! Semoga ilmu yang dibagikan semakin membawa keberkahan dan kemajuan bagi seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA serta membawa nama prodi terbang lebih tinggi di dunia pendidikan tinggi Indonesia.
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus berkomitmen melahirkan lulusan yang siap kerja melalui program magang strategis, salah satunya di Bagian Humas RSUD Kabupaten Temanggung.
Langkah ini diambil untuk memberikan pengalaman rill bagi mahasiswa dalam mengelola komunikasi lembaga publik di sektor kesehatan. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga terjun langsung menangani dinamika informasi, manajemen krisis, hingga pelayanan pelanggan yang menjadi jantung utama reputasi sebuah institusi medis.
Tiffani Anggi praktikan, mengungkapkan bahwa pengalaman di RSUD Temanggung memberikan perspektif baru tentang kompleksitas dunia kerja.
“Di kampus kami belajar menyusun strategi komunikasi, namun di dunia kerja seperti RSUD, kami belajar bagaimana mengeksekusi strategi tersebut secara cepat dan tepat. Kami terlibat dalam produksi konten media sosial, penulisan rilis, hingga membantu menangani keluhan pasien secara humanis,” jelas Tiffani dengan antusias.
Menurutnya, tantangan terbesar adalah menjaga objektivitas informasi di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap layanan kesehatan. Pengalaman ini dinilai sangat berharga untuk membangun portofolio profesional sebelum benar-benar terjun ke industri komunikasi setelah lulus nanti.
Kepala progam studi Ilmu Komunikasi Lintang Muliawanti S.I.Kom.,M.A, memberikan apresiasi atas adaptabilitas yang ditunjukkan oleh para mahasiswa selama masa magang berlangsung.
“Kami mendorong mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA untuk tidak hanya menjadi pengamat, tapi aktif menjadi pemberi solusi di tempat magang. RSUD Temanggung adalah laboratorium hidup yang sangat baik untuk mengasah sensitivitas komunikasi publik dan etika profesi humas mereka,” tutur Lintang tersebut.
Beliau menambahkan bahwa kolaborasi antara akademisi dan instansi seperti RSUD Temanggung sangat penting untuk memperkecil celah antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri. Pihak prodi akan terus memantau perkembangan mahasiswa guna memastikan bahwa setiap tugas yang diberikan di lokasi magang selaras dengan capaian pembelajaran yang diharapkan.
Keberhasilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam beradaptasi di lingkungan rumah sakit membuktikan kualitas kurikulum prodi yang sangat relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Dengan bekal pengalaman magang di RSUD Temanggung, mahasiswa diharapkan mampu menjadi komunikator yang andal, solutif, dan memiliki integritas tinggi. Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA akan terus memperluas jejaring kerja sama agar setiap mahasiswa mendapatkan kesempatan serupa untuk mengasah skill profesional mereka di berbagai sektor strategis.
Source by: Humas UNIMMA Implementasi Ilmu di Dunia Kerja, Mahasiswa UNIMMA Magang di Humas RSUD Temanggung
Fenomena konten berbasis pengguna atau User Generated Content (UGC) yang kian masif mendapatkan perhatian serius dari dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhamamdiyah Magelang (UNIMMA), Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A.
Melalui artikel terbarunya, beliau membedah bagaimana gelombang informasi dari masyarakat harus tetap berpijak pada nilai-nilai jurnalisme meskipun tantangan teknologi deepfake semakin nyata. Tulisan edukatif yang dipublikasikan di kanal Kompasiana ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA untuk memahami kompleksitas produksi berita di era kecerdasan buatan.
Beliau menekankan bahwa kemudahan masyarakat dalam mengunggah informasi merupakan sebuah kemajuan demokrasi informasi, namun menyimpan risiko manipulasi yang tinggi.
Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA, memahami batasan antara kreativitas konten dan integritas jurnalisme adalah kompetensi mutlak di masa depan. Deepfake bukan sekadar tren teknologi, melainkan ancaman bagi kebenaran informasi jika tidak dibarengi dengan kemampuan verifikasi yang mumpuni oleh para calon komunikator muda.
“Menjaga etika jurnalisme di tengah gempuran deepfake adalah soal integritas nurani seorang komunikator. Kita tidak boleh terjebak hanya pada kecepatan unggah, melainkan pada akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Lintang Muliawanti dalam artikelnya.
Perspektif ini memberikan pandangan baru bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA bahwa teknologi seharusnya menjadi alat pendukung, bukan pengganti nilai etika. Beliau mendorong adanya kolaborasi antara teknologi digital dan ketajaman intuisi manusia dalam menyaring berita agar publik tidak terjebak dalam disinformasi yang merugikan.
Melalui ulasan tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA diajak untuk lebih kritis dalam memproduksi maupun mengonsumsi konten-konten yang beredar di media sosial.
Kemampuan untuk membedakan antara opini subjektif masyarakat dan berita faktual yang telah terverifikasi adalah skill yang terus diasah dalam kurikulum prodi. Hal ini bertujuan agar mahasiswa siap menjadi garda terdepan dalam menjaga sehatnya ekosistem informasi digital di Indonesia yang saat ini sedang mengalami transisi besar-besaran.
Upaya berbagi perspektif dari dosen prodi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi digital dan standar moral bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam berkarya.
Prodi berkomitmen untuk terus menghadirkan wacana-wacana kritis yang relevan dengan perkembangan industri media saat ini. Dengan membekali mahasiswa pemahaman tentang etika jurnalisme di era deepfake, diharapkan lulusan prodi mampu menjadi produsen konten yang tidak hanya viral, tetapi juga kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat.
Source by: Kompasiana.com Lintang Muliawanti: POV Dosen UNIMMA tentang Gelombang UGC: Menjaga Etika Jurnalisme di Era Deepfake