Mahasiswa Ilkom UNIMMA Tembus Media Nasional, Liput Drawing Hyundai Cup 2026 Bersama GNFI

Mahasiswa Ilkom UNIMMA Tembus Media Nasional, Liput Drawing Hyundai Cup 2026 Bersama GNFI

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Rifan Dzaky Widyadhana, sukses menjalankan tugas sebagai tim media perwakilan Good News From Indonesia (GNFI) dalam ajang bergengsi Drawing Hyundai Cup 2026.

Kegiatan yang berlangsung di MNCTV Tower pada 15 Januari 2026 ini memberikan kesempatan langka bagi Rifan untuk terjun langsung dalam peliputan skala nasional. Tidak hanya sekadar meliput proses pengundian grup, ia juga mendapatkan akses eksklusif di baris terdepan.

Rifan berkesempatan mengikuti jalannya press conference yang dihadiri oleh deretan pelatih tim nasional se-Asia Tenggara. Momen yang paling berkesan adalah saat ia bisa berinteraksi dalam jarak dekat dengan pemain andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho.

Bagi Rifan, pengalaman ini merupakan lonjakan besar dalam pengembangan skill jurnalistiknya. Ia mengaku sangat bangga bisa merasakan atmosfer liputan olahraga yang intens sekaligus memperluas wawasannya dalam industri persepakbolaan tanah air.

“Saya sangat senang bisa lebih dekat dengan dunia perbolaan nasional dan merasakan langsung bagaimana dinamika liputan di lapangan bersama media besar seperti GNFI,” ungkap Rifan dengan penuh antusiasme.

Kehadiran Rifan di tengah para jurnalis profesional nasional menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA memiliki kapasitas yang kompetitif di industri kreatif dan media. Pengalaman ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya.

Melalui kiprah Rifan Dzaky di Drawing Hyundai Cup 2026, Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA terus berkomitmen melahirkan calon praktisi media yang berani mengeksplorasi pengalaman profesional di level nasional.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA Angkatan 2023 Terjun Langsung Atasi Masalah Anak Tidak Sekolah di Magelang

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA Angkatan 2023 Terjun Langsung Atasi Masalah Anak Tidak Sekolah di Magelang

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) angkatan 2023 mengambil peran strategis dalam KKN Tematik II Tahun 2026 untuk mendukung program pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Magelang.

Sebanyak 108 mahasiswa, yang didominasi oleh seluruh angkatan 2023 prodi Ilmu Komunikasi, resmi dilepas pada Rabu (7/1) di Kampus 2 UNIMMA. Mereka akan bertugas selama satu bulan, terhitung mulai 19 Januari hingga 14 Februari 2026.

Keterlibatan penuh mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 ini menjadi poin penting dalam misi kemanusiaan ini. Mereka tersebar di berbagai wilayah mulai dari lereng Gunung Merbabu, Merapi, Sumbing, hingga wilayah perkotaan di Kecamatan Mertoyudan.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Litbangda Kabupaten Magelang, Puji Lestari, memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan mahasiswa. Ia berharap mahasiswa komunikasi mampu memberikan pendekatan yang persuasif kepada masyarakat agar anak kembali sekolah.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi diharapkan mampu menggunakan keahlian komunikasi publik dan komunikasi persuasif mereka untuk melakukan verifikasi data serta mendampingi anak-anak agar kembali mengenyam pendidikan, baik formal maupun non-formal.

“Ini adalah tantangan sekaligus kesempatan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 untuk mempraktikkan teori komunikasi pembangunan di tengah masyarakat secara langsung,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa pelaksana KKN.

Wakil Rektor I UNIMMA, Prof. Yun Arifatul Fatimah, berpesan agar mahasiswa tetap menjaga integritas. Beliau menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam merangkul masyarakat untuk menurunkan angka kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Dengan semangat Al Islam dan Kemuhammadiyahan, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA angkatan 2023 siap menjadi agen perubahan. Mereka berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Magelang.

Aksi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam KKN Tematik II ini menjadi bukti nyata kontribusi mereka dalam mendukung program pengembalian Anak Tidak Sekolah demi masa depan Magelang yang lebih baik.

Sinergi Konten Digital dan Desa Wisata: Mahasiswa Ilkom UNIMMA Bedah Fenomena GWSM di Sumberarum

Sinergi Konten Digital dan Desa Wisata: Mahasiswa Ilkom UNIMMA Bedah Fenomena GWSM di Sumberarum

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melakukan observasi mendalam terhadap fenomena kesenian Garuda Wisnu Satria Muda (GWSM) di Desa Sumberarum, Tempuran, Magelang pada Selasa (13/1).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan tugas mata kuliah Rural Tourism Empowerment. Mahasiswa ingin membedah bagaimana kekuatan digital mampu mengangkat potensi lokal hingga dikenal secara nasional dan menarik minat kunjungan wisatawan.

GWSM kini menjadi ikon baru dengan pengikut mencapai 7,1 juta subscribers di YouTube. Capaian ini menjadi bukti bahwa kesenian lokal dapat menyasar semua kalangan jika dikemas dengan strategi komunikasi dan produksi konten yang tepat.

Yuswo Wahyu Santoso, selaku pendiri GWSM, mengungkapkan bahwa lonjakan karier kelompoknya dimulai sejak tahun 2020. Konsistensi dalam mengunggah konten menarik mulai dari lagu, tari, hingga film menjadi kunci kesuksesan mereka saat ini.

“Agar GWSM tetap sustain, kita harus pintar melihat kebutuhan pasar yang sedang hype dan menyuguhkan konten unforgettable yang mampu menyentuh emosi penonton,” ungkap Yuswo saat ditemui tim mahasiswa di kediamannya.

Fenomena kepopuleran GWSM di jagat maya secara langsung berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan ke Desa Sumberarum. Hal ini membuka mata publik bahwa desa ini memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi desa wisata yang unggul.

Selain atraksi seni, Sumberarum menyimpan ragam destinasi menarik seperti pemandian air panas, rafting, hingga lembah madu. Keanekaragaman ini memperkuat posisi Sumberarum untuk menjadi destinasi sustainable berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

Melalui observasi ini, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA berharap pola komunikasi digital yang dilakukan GWSM dapat diadopsi oleh pengelola wisata lain di Sumberarum demi mewujudkan desa wisata yang mandiri dan kompetitif.

Cegah Hoaks Sejak Dini: Mahasiswa Ilkom UNIMMA Bekali Siswa MTsN 2 Kota Magelang Literasi Digital Berbasis Pancasila

Cegah Hoaks Sejak Dini: Mahasiswa Ilkom UNIMMA Bekali Siswa MTsN 2 Kota Magelang Literasi Digital Berbasis Pancasila

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) sukses menggelar sosialisasi literasi digital berbasis nilai Pancasila bagi siswa MTsN 2 Kota Magelang sebagai upaya nyata menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan dekadensi moral di era digital.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (14/11) ini menyasar siswa kelas VII sebagai kelompok usia yang mulai aktif bersosial media. Agenda ini merupakan implementasi mata kuliah Kewarganegaraan yang diampu oleh dosen Fadil Muhammad.

Tujuan utama dari aksi lapangan ini adalah membekali peserta didik agar mampu menggunakan media digital secara bijak dan bertanggung jawab. Mahasiswa mengajak siswa mengenali ciri-ciri hoaks dan dampak buruk ujaran kebencian bagi persatuan bangsa.

Selain aspek teknis, sosialisasi ini menekankan pada fondasi moral. Siswa diajak memahami bahwa interaksi di ruang digital harus tetap selaras dengan etika dan nilai-nilai luhur Pancasila guna mencegah penurunan standar moral di kalangan pelajar.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi kelompok dan bedah kasus sederhana. Hal ini membuat para siswa lebih mudah mencerna materi yang berat menjadi pengalaman belajar yang sangat menyenangkan dan tidak membosankan.

Guru BK MTsN 2 Kota Magelang, Yuyun Mashurwati., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa ini. Menurutnya, sosialisasi ini sangat membantu sekolah dalam mengarahkan anak didik agar lebih bijak dalam bersosial media.

“Terima kasih, sangat membantu adik-adiknya. Melalui sosialisasi ini, anak-anak jadi paham bagaimana bijak bersosial media dan mereka terlihat sangat antusias mengikuti sesi materi,” ujar Yuyun saat ditemui di lokasi kegiatan.

Antusiasme senada disampaikan oleh Faqih dan Salsabilla, siswa kelas VII. Mereka mengaku mendapatkan pengalaman baru yang seru. “Materinya gampang dipahami dan seru banget, Kak. Harapannya ke depan bisa ada lagi kegiatan seperti ini,” tutur mereka.

Harapannya, melalui literasi digital berbasis Pancasila ini, siswa MTsN 2 Kota Magelang mampu menjadi generasi cerdas yang memiliki fondasi moral kuat dalam menghadapi kompleksitas tantangan era digital di masa depan.

MimiClay Mahasiswa Ilkom UNIMMA Unjuk Gigi di Pameran Edukasi SMA N 1 Kota Magelang

MimiClay Mahasiswa Ilkom UNIMMA Unjuk Gigi di Pameran Edukasi SMA N 1 Kota Magelang

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang tergabung dalam tim MimiClay sukses mencuri perhatian publik dalam Pameran Edukasi Magelang yang digelar oleh SMA N 1 Kota Magelang pada Sabtu (10/01). Stand Mimi Clay ini tergabung jadi satu dnegan stand PMB UNIMMA.

Kegiatan bergengsi yang berlangsung di Gedung Tri Bhakti ini diikuti oleh 80 universitas ternama di Indonesia. Kehadiran MimiClay sebagai produk wirausaha mahasiswa yang lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) menjadi bukti nyata kualitas karya mahasiswa Ilkom di kancah nasional.

Event tahunan ini juga semakin meriah dengan hadirnya Farhan, seorang influencer sekaligus education content creator ternama. Ribuan siswa SMA/SMK/MA se-Kota dan Kabupaten Magelang yang memadati lokasi pameran menjadi saksi inovasi yang diusung oleh tim mahasiswa ini.

Jihan, selaku ketua tim MimiClay, mengungkapkan rasa bangganya atas kesempatan kolaborasi ini. Ia menyebutkan bahwa keterlibatan dalam event besar ini menjadi batu loncatan agar MimiClay semakin dikenal luas oleh masyarakat sekaligus memotivasi siswa untuk lanjut ke perguruan tinggi.

“Kami sangat senang bisa diajak berkolaborasi dalam event ini. Selain memperkenalkan produk, kami juga berharap kehadiran kami bisa menarik minat siswa-siswi yang hadir untuk terus menata masa depan dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tutur Jihan.

Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Lintang Muliawanti. Beliau merasa bangga melihat perkembangan MimiClay yang awalnya merupakan tugas kuliah, namun kini mampu bertransformasi menjadi unit usaha yang dipercaya mengisi stand di kegiatan berskala nasional.

“Ini adalah pencapaian luar biasa bagi prodi. Mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tapi mampu membuktikan bahwa tugas kuliah mereka memiliki nilai jual dan daya saing tinggi hingga lolos P2MW dan dikenal luas oleh masyarakat di luar kampus,” ungkap Lintang Muliawanti.

Keberhasilan MimiClay dalam Pameran Edukasi Magelang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA lainnya untuk terus berinovasi dan berani membawa karya mereka ke ranah publik yang lebih luas.